Crime
Ahli Kunci Bongkar Brankas Rahasia Berisi Ratusan Miliar Kasus Korupsi Sentul

Semarang (usmnews) – Tim penyidik kepolisian menorehkan prestasi besar dalam membongkar jaringan kejahatan kerah putih di Indonesia. Baru-baru ini, mereka menemukan brankas rahasia berisi ratusan miliar rupiah saat menggeledah sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor. Penggeledahan masif tersebut berkaitan erat dengan pengusutan tiga kasus korupsi besar yang melibatkan PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel.
Aparat bergerak melakukan penyisiran secara teliti pada setiap sudut bangunan untuk mencari barang bukti tersembunyi. Langkah taktis ini membuahkan hasil luar biasa ketika petugas mencurigai sebuah dinding di lantai dua rumah tersebut. Akhirnya, polisi menemukan brankas rahasia berisi ratusan miliar yang tersimpan rapi di balik kamuflase lemari pakaian yang besar.

Peran Penting Ahli Kunci Bongkar Brankas Canggih di Sentul
Penyidik terpaksa mendatangkan ahli kunci profesional dari Ciawi karena menghadapi sistem keamanan yang sangat kuat. Ahli kunci tersebut harus bekerja keras memotong lapisan baja tebal menggunakan mesin gurinda selama belasan menit. “Istimewa itu brankasnya. Perkiraan harganya Rp 20 jutaan lebih. Sistem keamanannya bagus,” kata Roy selaku ahli kunci di lokasi.
Roy menambahkan bahwa bagian dalam pintu tersebut ternyata berupa sebuah ruangan rahasia berukuran satu setengah meter. Dari luar ruangan, dia melihat beberapa koper besar yang tersusun rapi di dalam ruang rahasia tersebut. Namun, dia memilih tetap berada di luar dan membiarkan petugas kepolisian melakukan tugas pengamanan barang bukti.

Penemuan Emas Puluhan Kilogram dan Mata Uang Asing Nilai Fantastis
Polisi langsung membuka tujuh koper di dalam ruangan itu guna menghitung total aset hasil korupsi. Mereka mendapati emas batangan seberat 74 kilogram beserta tumpukan uang tunai dalam berbagai mata uang asing. Kakortas Tipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto memberikan rincian lengkap mengenai nilai fantastis dari barang sitaan tersebut.
“Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi tujuh koper. Yang pertama 74 kg emas batangan, kemudian 4.767.300 USD. Kemudian 14.083.800 SGD, kemudian 100 juta rupiah. Estimasi total dalam rupiah senilai Rp 476 miliar,” kata Totok menjelaskan secara terperinci. Keseluruhan aset mewah ini menjadi barang bukti utama untuk menjerat para pelaku dalam proses hukum selanjutnya.
Atensi Khusus Presiden Prabowo Terhadap Kasus Korupsi Kakap
Pihak Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pembongkaran kasus mega korupsi ini mendapatkan perhatian penuh dari istana negara. Langkah tegas kepolisian mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam membersihkan institusi negara dari praktik suap dan pencucian uang. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyampaikan pesan penting terkait komitmen pemberantasan korupsi ini.
“Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan,” kata Budi Hermanto. Saat ini, polisi terus melakukan penggeledahan serempak di beberapa lokasi lain demi melengkapi berkas penyidikan. Mereka berkomitmen menuntaskan kasus korupsi batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel ini hingga ke akar-akarnya.







