Nasional
Langkah Presiden Prabowo Bangun Universitas Republik Indonesia Cetak Calon Pemimpin

Semarang (usmnews) – Pemerintah pusat akan segera membangun Universitas Republik Indonesia dalam waktu dekat. Sebagai langkah awal, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Gubernur lembaga tersebut. Tepatnya, Presiden melantik Donny Ermawan untuk memimpin institusi pendidikan baru ini. Selanjutnya, prosesi pelantikan ini telah berlangsung pada hari Rabu. Usai pelantikan tersebut, Donny memberikan penjelasan lengkap kepada media. Menurutnya, pembentukan kampus ini berlandaskan kepedulian Presiden Prabowo Subianto. Khususnya, kepedulian tinggi terhadap sumber daya manusia yang siap duduk di sektor pemerintahan. “Jadi Bapak Presiden ini sangat perhatian dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya. Nah, inilah dia menginginkan adanya pendidikan-pendidikan baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan,” kata Donny dikutip dari Kompas.com, Kamis (23/7/2026)
Adopsi Konsep Perancis dan Fokus Pendidikan Berbasis STEM
Melalui kampus ini, Presiden Prabowo berharap bisa menghasilkan calon pemimpin bangsa. Terutama, pemimpin tangguh untuk mengabdi di lingkungan pemerintahan atau Badan Usaha Milik Negara. Selain itu, langkah ini siap mengintegrasikan sistem pendidikan secara lebih maksimal. Kemudian, konsep pembentukan Universitas Republik Indonesia juga mengadopsi sistem pendidikan dari luar negeri. Tepatnya, pemerintah mengadopsi sistem Institut National du Service Public milik pemerintah Perancis. Oleh karena itu, Donny menyebut lembaga ini sejalan dengan gagasan institusi pelayanan publik negara lain. Selanjutnya, kampus ini juga akan berfokus pada penguatan pendidikan terapan. Bahkan, pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics ini siap mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Integrasi Lembaga Negara dan Rencana Lokasi Pembangunan Universitas Republik Indonesia di Bogor
Sementara itu, Donny menjelaskan bahwa kampus ini akan membawahi beberapa lembaga lain. Pertama, institusi ini membawahi Badan Pengelola Sekolah Unggulan untuk jenjang sekolah tingkat SMA. Kedua, lembaga ini mengawasi Badan Pengelola Perguruan Tinggi untuk jenjang pendidikan tinggi. Ketiga, kampus ini juga menaungi Lembaga Administrasi Negara. Tentu saja, lembaga tersebut berkaitan langsung dengan pelatihan aparatur sipil negara dan pegawai BUMN. Selanjutnya, pemerintah berencana membangun sepuluh unit kampus tersebut ke depannya. Rencananya, pembangunan fisik akan menggunakan lahan bekas perkebunan sawit milik PTPN di wilayah Bogor, Jawa Barat. Terakhir, kantor sementara lembaga ini beroperasi menggunakan gedung eks Kementerian BUMN di Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. “Nah itu saat ini adalah (milik) PTPN, ada perkebunan sawit di sana namun sudah tidak produktif dan itu akan kita alihkan fungsinya ya untuk salah satunya adalah untuk URI ini,” ujar Donny.








