Connect with us

Nasional

LRT Jabodebek Edukasi Anak Disabilitas Saat Hari Anak

Published

on

Semarang (usmnews) – LRT Jabodebek menggelar kegiatan edukasi transportasi publik yang inklusif bagi puluhan anak penyandang disabilitas dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan program edukatif ini sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan ruang publik yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, acara ini memberikan pengalaman berharga bagi para peserta untuk mencoba moda transportasi canggih yang aman dan nyaman secara langsung.

Sebanyak 50 murid dari empat Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jakarta menikmati perjalanan seru dari Stasiun Halim menuju Stasiun Jatimulya. Selanjutnya, para petugas memperkenalkan tata cara penggunaan layanan kereta mulai dari pembelian tiket hingga aturan keselamatan di dalam gerbong. Anak-anak juga berkesempatan mengenal berbagai fasilitas khusus yang mempermudah akses mobilitas para penyandang disabilitas. Selain itu, tim medis perusahaan turut menggelar penyuluhan kesehatan gigi dan berbagai permainan edukatif di area auditorium.

Ruang Pembelajaran Disiplin dan Keselamatan Bagi Anak Sejak Dini

Namun, program ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana rekreasi semata bagi para siswa dan guru pendamping. Executive Vice President Divisi LRT Jabodebek, Suryawan Putra Hia, menegaskan bahwa transportasi umum harus menjadi ruang pembelajaran karakter bagi anak-anak. Kemudian, pengalaman menggunakan transportasi massal sejak dini terbukti ampuh melatih kedisiplinan, kepatuhan aturan, serta kepedulian antar-sesama. Seluruh anak tanpa terkecuali berhak mendapatkan akses dan kesempatan yang sama untuk menikmati layanan publik yang memadai.

Penguatan Komitmen Layanan Inklusif Melalui Armada LRT Jabodebek

Penggunaan teknologi Communication Based Train Control (CBTC) GoA Level 3 menjadikan layanan LRT Jabodebek sebagai sarana transportasi massal yang sangat aman dan teruji secara internasional. Oleh karena itu, perusahaan terus memperkuat komitmennya untuk menyajikan fasilitas ruang publik yang inklusif dan ramah anak. Melalui edukasi sejak dini, manajemen berharap generasi muda Indonesia semakin terbiasa menggunakan transportasi publik yang ramah lingkungan. Langkah ini sekaligus mendukung terciptanya budaya masyarakat yang tertib dan peduli keselamatan bersama.