Tech
Tren Smartphone Terjangkau di Indonesia Awal 2026: Performa Mumpuni dengan Harga Ekonomis

Semarang (usmnews) – Dikutip dari tekno.kompas.com Memasuki babak baru di tahun 2026, pasar telekomunikasi di Indonesia kembali menunjukkan dinamika yang menarik, khususnya di segmen entry-level. Bagi konsumen dengan anggaran terbatas antara Rp 1 juta hingga Rp 2 jutaan, bulan Januari 2026 menjadi momen yang tepat untuk memperbarui perangkat. Berbagai vendor besar mulai dari Tecno, Xiaomi melalui sub-brand Redmi, Oppo, hingga Nubia, berlomba menghadirkan teknologi yang sebelumnya hanya ada di kelas menengah ke dalam perangkat harga terjangkau.
1. Tecno Spark Go 3: Opsi Paling Terjangkau

Tecno mengawali tahun ini dengan meluncurkan Spark Go 3 dalam dua varian memori. Varian 4/64 GB dibanderol Rp 1.399.000, sementara varian 4/128 GB dijual seharga Rp 1.599.000. Meskipun murah, ponsel ini sudah mengusung layar 6,75 inci dengan refresh rate 120 Hz yang memberikan pengalaman visual sangat mulus. Ditenagai oleh chipset Unisoc T7250 dan baterai 5.000 mAh, ponsel ini juga dilengkapi fitur kecerdasan buatan (AI) melalui asisten virtual Ella AI serta sistem operasi Android 15 Slim.
2. Dominasi Redmi Note 15 4G
Seri Redmi Note 15 4G muncul sebagai primadona baru. Meskipun harga varian tertingginya sedikit melampaui Rp 2 juta, seri ini menawarkan spesifikasi yang sangat kompetitif. Keunggulan utamanya terletak pada layar AMOLED 6,77 inci dengan tingkat kecerahan mencapai 3.200 nits, membuatnya sangat jelas di bawah terik matahari.
Xiaomi menyematkan kamera utama 108 MP yang dilengkapi stabilisasi OIS, sebuah fitur langka di kelasnya. Dengan baterai raksasa 6.000 mAh dan pengisian cepat 33 watt, ponsel yang menggunakan chipset MediaTek Helio G100-Ultra ini tersedia dalam varian RAM 6 GB hingga 8 GB, dengan harga mulai dari Rp 2,6 jutaan untuk pasar daring.
3. Oppo A6t: Fokus pada Daya Tahan Baterai
Oppo menghadirkan seri A6t yang sangat menonjolkan durabilitas. Ponsel ini memiliki baterai berkapasitas 6.500 mAh—salah satu yang terbesar di kelasnya—didukung oleh pengisian daya 15 watt. Menggunakan Snapdragon 685, Oppo A6t dirancang untuk pengguna yang aktif di luar ruangan, terbukti dengan adanya sertifikasi IP64 yang tahan debu dan percikan air. Varian 4/64 GB dipasarkan tepat di angka Rp 1.999.000, sedangkan varian 4/128 GB berada di kisaran Rp 2,6 jutaan.
4. Gebrakan Nubia dengan 5G dan Layar Besar
Nubia tidak ketinggalan dengan merilis dua model sekaligus di harga Rp 1.999.000. Pertama, Nubia A76 5G yang menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin mencicipi jaringan 5G dengan modal minim. Ponsel ini menggunakan chipset Unisoc T8300 dan kamera 50 MP AI.
Kedua, Nubia V80 Max yang menawarkan layar “raksasa” 6,9 inci dengan refresh rate 120 Hz. Selain baterai 6.000 mAh, V80 Max diklaim memiliki ketahanan fisik yang luar biasa dengan kemampuan tahan jatuh dari ketinggian hingga 1,8 meter, menjadikannya pilihan tangguh untuk penggunaan harian yang berat.

Kesimpulan
Persaingan di segmen harga Rp 1-2 jutaan pada Januari 2026 menunjukkan peningkatan standar kualitas yang signifikan. Konsumen kini tidak lagi hanya mendapatkan spesifikasi standar, tetapi juga fitur-fitur premium seperti layar AMOLED, baterai di atas 6.000 mAh, teknologi 5G, hingga kamera dengan OIS. Pilihan terbaik sangat bergantung pada prioritas pengguna: apakah mengutamakan harga termurah (Tecno), kualitas layar dan kamera (Redmi), daya tahan baterai (Oppo), atau konektivitas masa depan dan durabilitas (Nubia).







