Nasional
Kwarda Pramuka Jawa Tengah Sampaikan Tujuh Program Kerja Strategis Kepada Gubernur

Semarang (usmnews) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memberikan dukungan penuh kepada organisasi kepemudaan. Selanjutnya, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah baru saja melaksanakan audiensi. Tepatnya, mereka bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. Sementara itu, Gubernur hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah. Kemudian, pertemuan penting ini berlangsung di Semarang pada Rabu (22/7/2026). Oleh karena itu, audiensi ini menjadi momentum pelaporan kesiapan program kepramukaan. Khususnya, pelaporan dari pengurus mengenai tujuh agenda strategis Kwarda sepanjang tahun 2026.
Selanjutnya, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Tengah memberikan penjelasan teknis kepada pimpinan daerah. Menurut Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc., sinergi antarlembaga menjadi faktor penentu. Terutama, sinergi antara Gerakan Pramuka dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tentu saja, kerja sama ini sangat penting dalam menyukseskan berbagai program lapangan. Pada akhirnya, program tersebut akan berdampak positif bagi pembinaan karakter generasi muda. Selain itu, kegiatan ini turut meningkatkan pengabdian nyata kepada masyarakat luas.

Rincian Laporan Tujuh Agenda Strategis Kwarda Pramuka Jawa Tengah
Sebagai permulaan, agenda pertama membahas penyempurnaan pengurus Majelis Pembimbing Daerah. Khususnya, kepengurusan masa bakti 2023 hingga 2028 menyusul terbitnya regulasi baru. Tepatnya, Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 065 Tahun 2026. Oleh sebab itu, panitia memohon arahan terkait kepastian waktu pelantikan pengurus. Selanjutnya, agenda kedua berfokus pada pelepasan kontingen daerah menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026. Rencananya, acara ini berlangsung pada 13 hingga 21 Agustus 2026 di Cibubur. Pada kesempatan ini, Jawa Tengah siap mengirimkan sebanyak 1.375 peserta dari 35 Kwartir Cabang.
Kemudian, agenda ketiga membahas rencana pelaksanaan Upacara Renungan dan Ulang Janji. Kegiatan Hari Pramuka ke-65 ini terjadwal pada 13 Agustus 2026. Sementara itu, pelaksanaannya bertempat di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang. Selanjutnya, agenda keempat adalah kegiatan Estafet Tunas Kelapa Jawa Tengah 2026. Rencananya, rute estafet akan bermula secara serentak dari 14 titik wilayah. Pada akhirnya, rute panjang ini akan berakhir tepat di Kabupaten Banyumas.

Persiapan Puncak Peringatan Hari Pramuka dan Perkemahan Wirakarya Daerah
Selain itu, agenda kelima memaparkan persiapan Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-65. Rencananya, acara tingkat daerah ini berlangsung pada 10 September 2026 di Banyumas. Oleh karena itu, panitia terus mematangkan berbagai aspek pelaksanaan teknis perkemahan. Selanjutnya, agenda keenam adalah Perkemahan Wirakarya Daerah Jawa Tengah Tahun 2026. Kegiatan bakti masyarakat ini terjadwal pada 26 September hingga 1 Oktober 2026. Tepatnya, acara ini bertempat di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Kabupaten Kendal. Kemudian, agenda terakhir adalah usulan penyematan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka. Tentu saja, penghargaan ini menyasar para tokoh masyarakat dan pembina berprestasi. “Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat terus diperkuat sehingga seluruh agenda strategis Gerakan Pramuka Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta pembangunan karakter generasi muda di Jawa Tengah,” pungkas Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc.







