Connect with us

Entertainment

Annisa: Karakter Umma Nussa Bukti Perselingkuhan

Published

on

Semarang (usmnews) – Annisa Hadiyanti akhirnya menjawab rumor miring soal karakter Umma Nussa. Faktanya, ia membenarkan hubungan masa lalu rumah tangganya dengan tokoh animasi itu. Tepatnya, sang mantan suami menjadikan sosok selingkuhannya sebagai inspirasi utama. Kala itu, Aditya Triantoro merayu selingkuhannya melalui pesan singkat pada tahun 2018.

Mengutip laporan Kumparan.com, Annisa menemukan bukti percakapan rahasia tersebut secara langsung. “Awalnya, mantan suami saya sengaja merayu perempuan idaman lain menggunakan janji manis,” ungkapnya. “Meskipun, saya tidak mengetahui kebenaran niat rayuan dalam pesan teks tersebut.” Tentu saja, skandal ini sangat bertolak belakang dengan citra salihah karakter Umma Nussa.

Selanjutnya, Annisa membongkar kasus perselingkuhan nyata ini pada tahun 2019 silam. Sebenarnya, ia berniat menyelesaikan masalah rumah tangganya saat itu juga. Namun, popularitas serial animasi anak tersebut sedang meroket sangat tajam. Bahkan, jajaran direksi memintanya merahasiakan aib tersebut demi masa depan karyawan.

[Baca Juga: Visinema Buka Suara Jawab Polemik IP Nussa dan Isu Kreator]

Oleh karena itu, ia mengorbankan perasaannya demi menyelamatkan aset perusahaan. Sayangnya, pengorbanan besar Annisa tidak membuahkan balasan iktikad baik. Parahnya, sang suami memecat Annisa dari posisi komisaris pada September 2022. Padahal, mereka sedang menjalani proses sidang perceraian yang sangat alot.

“Tiba-tiba, sebuah surat pemberhentian sepihak datang menghampiri meja kerja saya,” tutur Annisa. “Alasannya, mereka menuduh saya melalaikan kewajiban kerja sejak tahun 2015.” Kini, ia memutuskan buka suara akibat hilangnya rasa hormat sang mantan suami.

Tujuannya, ia murni ingin meluruskan fakta dan menuntut keadilan hak kekayaannya. Jelas, ia sama sekali tidak berniat menjatuhkan reputasi karakter Umma Nussa. “Akhirnya, saya harus menggunakan jalur viral agar publik mendengar kebenaran,” tutupnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *