Connect with us

Lifestyle

Cara Praktis Mengatasi Nyeri Denyut di Kepala Tanpa Obat

Published

on

Semarang (usmnews) – Sensasi nyeri nyut-nyutan pada area kepala sering kali mengganggu kelancaran aktivitas harian masyarakat. Banyak orang langsung memilih konsumsi obat kimia guna menghilangkan rasa tidak nyaman tersebut. Padahal, masyarakat bisa meniru langkah alternatif untuk redakan sakit kepala pakai bola tenis secara mandiri.

Oleh karena itu, metode relaksasi sederhana ini sangat membantu mengurangi ketegangan otot leher yang kaku. Dokter sekaligus edukator kesehatan dr. Cecep Hermawan membagikan tips unik ini melalui akun Instagram pribadinya. Langkah medis praktis ini terbukti mampu melancarkan kembali aliran oksigen menuju ke area otak. Melalui video singkat tersebut, sang dokter mengajari pemirsa teknik jitu redakan sakit kepala pakai bola tenis.

Langkah dan Manfaat Relaksasi Menggunakan Bola Tenis pada Tengkuk

Masyarakat hanya perlu menyiapkan dua buah bola tenis dan selembar handuk kecil untuk memulainya. Selanjutnya, balut kedua benda bulat tersebut menggunakan gulungan handuk hingga posisinya menjadi rapat. Tempatkan gulungan tersebut sebagai ganjal tengkuk leher saat Anda berada dalam posisi rebahan santai. Posisi ini memberikan tekanan stabil yang memicu refleks saraf untuk mengendurkan kram otot leher.

Selain itu, kombinasikan posisi santai tersebut dengan teknik pernapasan ganda yang teratur dari hidung. “Pas diganjel, kita ngasih tekanan stabil yang mancing refleks saraf buat kendorin kram,” jelas dr. Cecep Hermawan. Oleh sebab itu, kombinasi gerakan ini efektif memicu tubuh untuk mengaktifkan mode istirahat secara alami. Lakukan teknik ini selama dua hingga tiga menit agar ketegangan otot bahu segera mereda.

Penyebab Otot Leher Kaku dan Waktu Tepat Menemui Dokter

Kebiasaan menunduk terlalu lama saat menatap layar ponsel memicu otot leher bekerja ekstra keras. Kondisi stres dan bantal tidur yang terlalu tebal juga memperparah ketegangan pada area tengkuk. Oleh karena itu, pekerja kantoran wajib mengubah posisi duduk setiap dua jam sekali demi kesehatan. Angkat layar gawai sejajar dengan mata agar posisi tulang leher tetap berada dalam kondisi netral.

Namun, Anda harus tetap waspada apabila rasa nyeri tersebut tidak kunjung berkurang setelah relaksasi. Segera datangi fasilitas kesehatan terdekat jika muncul gejala penyerta yang berbahaya pada tubuh Anda. “Kapan ke dokter? Kalo nyeri ga reda, makin berat, atau bareng mual dan pandangan kabur,” tutur dr. Cecep. Dengan demikian, penanganan medis yang cepat dan tepat akan mencegah risiko komplikasi penyakit yang lebih parah.