Connect with us

Nasional

Kodam IV Diponegoro Resmikan Jembatan Gantung Garuda Pekalongan

Published

on

Semarang (usmnews) – Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menuntaskan proyek infrastruktur penting di wilayah Jawa Tengah. Jajaran TNI berhasil meresmikan Jembatan Gantung Garuda Pekalongan yang menghubungkan Kecamatan Wonopringgo dengan Kecamatan Karanganyar.

Pembangunan fasilitas penyebaran ini menjadi solusi konkret atas kerusakan sarana mobilitas warga pascabencana alam. Oleh sebab itu, keberadaan Jembatan Gantung Garuda Pekalongan secara langsung memulihkan konektivitas antarwilayah yang sempat terputus total.

Fasilitas infrastruktur sepanjang 120 meter ini kini dapat melayani pergerakan masyarakat setiap hari. Dengan demikian, hadirnya Jembatan Gantung Garuda Pekalongan akan menggerakkan roda perekonomian lokal secara optimal.

Kodam IV/Diponegoro Membangun Jembatan Penghubung Pasca-Banjir Bandang

Jembatan Gantung Garuda Resmi Dibuka, Akses 5.000 Warga P...

Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat menegaskan komitmen pengabdian prajurit di lapangan. Di samping itu, penanganan cepat ini merupakan bentuk tanggap darurat atas musibah banjir bandang lalu.

Jajaran militer bergerak sigap membentangkan sarana penyeberangan baru pengganti infrastruktur lama yang hancur. “Peristiwa banjir bandang telah melumpuhkan infrastruktur di Desa Galangpengampon (Kecamatan Wonopringgo) termasuk jembatan yang menjadi akses vital masyarakat. Kehadiran jembatan baru ini diharapkan mampu mengembalikan aktivitas warga sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Achiruddin.

Selanjutnya, Pangdam menyampaikan bahwa seluruh jajaran prajurit menjalankan misi kemanusiaan ini secara tulus. “Kami bekerja dengan tulus dan ikhlas. Niat kami semata-mata membantu mengatasi kesulitan masyarakat karena TNI berasal dari rakyat dan akan selalu hadir untuk rakyat,” lanjutnya.

Sinergi Pemerintah Daerah dan TNI Mempercepat Pembangunan Infrastruktur Desa

Jembatan Gantung Garuda di Desa Domiyang Rampung, Kini Jadi Destinasi  Wisata dan Dongkrak Ekonomi Warga

Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengapresiasi tinggi kolaborasi taktis bersama jajaran Kodam IV/Diponegoro. Maka dari itu, kemitraan erat ini berhasil menghadirkan sarana publik yang sangat dinantikan oleh warga desa.

Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan Sukirman mengajak warga menjaga sarana penyeberangan Dukuh Sibetok dan Dukuh Galangwolu. “Keberadaan jembatan tersebut menjadi aset penting yang akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa,” ungkap Sukirman.

Alhasil, kerja sama lintas instansi ini membuahkan hasil nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sarana transportasi baru ini memangkas jarak perjalanan warga yang sebelumnya harus memutar sangat jauh.

Imbauan Merawat Fasilitas Penyeberangan Utama Warga Wonopringgo dan Karanganyar

Pemerintah daerah meminta seluruh komponen masyarakat memelihara aset berharga ini secara berkala. Di samping itu, kesadaran menjaga sarana publik akan memperpanjang usia pakai bangunan infrastruktur penyeberangan tersebut.

Sukirman menekankan pentingnya rasa memiliki dari warga Desa Galangpengampon terhadap fasilitas baru ini. “Oleh karena itu, saya berharap seluruh warga memiliki rasa memiliki sehingga fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Pesan saya kepada warga Galangpengampon mohon dijaga dan dirawat jembatan itu karena ini sudah dibangun dan diberikan kepada kita, maka manfaatkan dengan sebaik-baiknya serta jaga agar tetap awet,” pungkasnya.

Kemudian, terbukanya kembali akses transportasi ini menjamin kelancaran aktivitas sekolah serta perdagangan warga. Akhirnya, warga dua kecamatan dapat menikmati kemudahan mobilitas harian dengan aman dan nyaman.