Nasional
Penemuan Mortir Kaliber 60 di Pudakpayung: Polsek Banyumanik Amankan Lokasi

Semarang (usmnews) – Aparat Kepolisian Sektor Banyumanik Semarang bergerak cepat mendatangi sebuah rumah warga di kawasan Pucung. Petugas merespons laporan masyarakat mengenai penemuan mortir kaliber 60 yang berada di Kelurahan Pudakpayung. Oleh karena itu, polisi segera menggandeng Tim Penjinak Bahan Peledak Paldam IV/Diponegoro ke lokasi. Langkah taktis ini bertujuan untuk mengamankan area sekitar guna menghindari potensi bahaya ledakan.
Petugas langsung memasang garis polisi dan melarang warga mendekati tempat kejadian perkara tersebut. Evakuasi benda berbahaya ini berjalan sangat hati-hati demi keselamatan seluruh penduduk sekitar kawasan. Menurut pemeriksaan awal, amunisi militer tersebut terindikasi masih memiliki daya ledak yang cukup tinggi.

Kronologi Lengkap Penemuan Mortir Kaliber 60 di Rumah Warga
Berdasarkan penyelidikan berkala, pemilik rumah ternyata sudah menyimpan proyektil tersebut selama puluhan tahun lamanya. Almarhum salah satu anggota keluarga awalnya menemukan benda tersebut saat sedang mencangkul di sawah. Mereka kemudian membawa pulang proyektil itu tanpa mengetahui dampak buruk yang bisa terjadi. Akibatnya, benda militer ini tersimpan rapat hingga melintasi pergantian generasi di dalam rumah.
Misteri keberadaan proyektil tua ini akhirnya terkuak saat pekerja bangunan memulai proyek renovasi rumah. Seorang kuli bangunan menemukan sebuah kantong plastik misterius yang berisi besi berkarat berukuran besar. Setelah membuka bungkusan, saksi terkejut melihat sebuah amunisi militer yang tampak seperti bom kuno. Kejadian menghebohkan ini langsung memicu kepanikan kecil sehingga warga segera menghubungi pihak kepolisian terdekat.
Imbauan Kapolsek Banyumanik Terkait Amunisi Aktif
Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif cepat dari warga Pudakpayung. Beliau menegaskan, “Kami mengapresiasi langkah cepat masyarakat yang segera melaporkan penemuan benda mencurigakan kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditangani secara profesional. Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda yang diduga merupakan amunisi atau bahan peledak. Segera amankan lokasi dan laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat dilakukan penanganan sesuai prosedur oleh petugas yang berwenang. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.”
Pihak kepolisian juga meminta masyarakat Semarang untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Segera laporkan setiap benda asing yang mencurigakan agar petugas bisa mengecek kondisi objek tersebut. Partisipasi aktif dari warga terbukti menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Melalui koordinasi yang solid, Semarang dapat senantiasa mempertahankan situasi yang aman serta kondusif.







