Connect with us

Nasional

Turis Asing Tinggalkan Vila Sanur Usai Banjir 3 Hari

Published

on

Bali (usmnews) – Di lansir dari Detik.com banjir Sanur Bali yang merendam kawasan vila pada Jalan Bumi Ayu, Kota Denpasar, belum juga surut hingga Kamis (26/2/2026) siang. Genangan air yang bertahan selama tiga hari membuat sejumlah turis asing memilih meninggalkan vila dan pindah ke hotel lain yang lebih aman.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 14.00 Wita menunjukkan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 50 sentimeter. Kawasan yang biasanya ramai wisatawan itu tampak lengang. Sejumlah vila bahkan menutup operasional karena air masih menggenangi jalan, gang, hingga masuk ke dalam bangunan.

Petugas BPBD Bali terus berupaya menyedot air menggunakan mobil pompa. Selain itu, petugas juga bersiaga untuk mengevakuasi wisatawan menggunakan perahu karet apabila di perlukan. Sebelumnya, ketinggian banjir di Sanur bahkan sempat mencapai 1,5 meter dan memaksa puluhan turis asing dievakuasi.

Turis Asing Pilih Check-Out dari Vila

Ano (28), pelaku usaha wisata setempat, mengatakan turis asing mulai meninggalkan vila sejak kawasan tersebut terendam banjir pada Selasa (24/2/2026). Menurutnya, para wisatawan memilih menginap di hotel sekitar Sanur yang tidak terdampak genangan.

“Klien saya baru check-in di vila, tapi karena banjir langsung check-out dan sekarang menginap di hotel sekitar sini,” ujarnya.

Ia menyebut banjir kali ini menjadi yang terparah dalam lima tahun terakhir. Biasanya, air hanya menggenangi jalan setinggi 10 hingga 15 sentimeter dan cepat surut. Namun, kali ini genangan bertahan hingga tiga hari.

Kawasan Vila Sanur Disebut Bekas Rawa

Sementara itu, warga setempat bernama Bayu (30) mengungkapkan bahwa kawasan Jalan Bumi Ayu dulunya merupakan lahan rawa atau telaga. Karena itu, wilayah tersebut memang menjadi titik kumpul air saat hujan deras mengguyur.

Sejak 1998, kawasan tersebut mulai berkembang menjadi lokasi pembangunan vila dan terus menjamur hingga sekarang. Perubahan tata ruang ini diduga ikut memengaruhi kondisi banjir yang semakin parah.

Banjir Sanur Bali yang tak kunjung surut kini menjadi perhatian karena berdampak langsung pada sektor pariwisata. Jika kondisi ini terus berlanjut, pelaku usaha wisata khawatir tingkat hunian vila dan hotel di Sanur akan menurun.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *