Education
Aksi Nyata KKN Tematik USM: Ubah Limbah Tutup Botol Jadi Produk Kreatif Bernilai Jual

Semarang (usmnews) — Mahasiswa KKN Tematik VI Universitas Semarang merancang program kerja bertajuk “Manfaatkan Tutup Botol Bekas Menjadi Produk Gantungan Kunci Bernilai Jual” yang akan dilaksanakan pada 3 Mei 2026 di Posyandu RW 07 Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Program ini digagas oleh Siska Badran Fais sebagai bentuk inisiatif ekonomi kreatif berbasis lingkungan yang melibatkan ibu-ibu PKK RW 07 Tegalsari sebagai sasaran utama kegiatan. Program kerja ini dilatarbelakangi oleh tingginya limbah rumah tangga berupa tutup botol plastik yang sering terabaikan dan tidak dimanfaatkan secara optimal. Padahal, limbah tutup botol berbahan plastik HDPE maupun PP masih memiliki potensi untuk diolah menjadi produk kerajinan bernilai jual. Selain itu, meningkatnya tren produk ramah lingkungan dan kampanye green marketing juga menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan produk kreatif berbasis daur ulang.
Melalui program ini, mahasiswa KKN akan mengajak masyarakat untuk mengolah limbah tutup botol plastik menjadi gantungan kunci estetik menggunakan teknik heat press sederhana dan cetakan berbentuk menarik. Produk hasil daur ulang tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi souvenir khas RW 07 sekaligus mendukung kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Pelaksanaan program akan diawali dengan aksi kolektif pengumpulan sampah melalui sosialisasi kepada warga RW 07 untuk mengumpulkan tutup botol plastik berdasarkan warna. Selanjutnya, mahasiswa KKN akan mengadakan workshop produksi yang berisi pelatihan mencuci, memilah, serta membentuk tutup botol menggunakan teknik pemanasan sederhana maupun teknik rangkai tanpa panas. Setelah proses produksi selesai, hasil kerajinan akan melalui tahap finishing dan packaging dengan penambahan rantai gantungan kunci agar siap digunakan maupun dipasarkan.
Siska Badran Fais menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mengurangi sampah plastik, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif bagi masyarakat. “Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa limbah sederhana seperti tutup botol plastik juga dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual dan daya tarik tersendiri,” ujarnya.
Selain menjadi bentuk edukasi pengelolaan sampah plastik secara produktif, program ini juga bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat kerajinan tangan serta membantu menambah penghasilan warga RW 07 Tegalsari. Produk hasil produksi nantinya juga direncanakan akan didistribusikan kepada UMKM lokal sebagai bonus pembelian bagi pelanggan mereka. Program ini dinilai memiliki urgensi yang tinggi karena sampah tutup botol plastik sering tercecer dan tidak memiliki nilai jual di pengepul akibat ukurannya yang kecil. Di sisi lain, inovasi produk kerajinan tangan berbasis daur ulang masih cukup terbatas di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa KKN berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kreativitas warga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan produktif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat RW 07 Tegalsari dapat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga serta mampu memanfaatkan limbah menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

