International
Bertemu Emmanuel Macron di Paris, Presiden Prabowo Sebut Hubungan Indonesia-Prancis Berada di Fase Terbaik

Semarang (usmnews) – Hubungan Indonesia dan Prancis resmi memasuki babak baru yang sangat krusial melalui rangkaian agenda pertemuan tingkat tinggi di Kota Paris. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara jamuan santap malam kenegaraan di Salle des Fêtes, Istana Élysée, pada Kamis (28/5/2026) waktu setempat.
Saat tiba di lokasi utama, Presiden Emmanuel Macron bersama Ibu Negara Brigitte Macron menyambut langsung kehadiran Kepala Negara Indonesia tersebut. Kehangatan interaksi kedua pemimpin negara itu sudah terlihat jelas sejak berada di bawah tangga utama istana.
Menariknya, pemimpin Indonesia tersebut tampak mengenakan selendang merah dan lambang penghargaan Grand Croix de la Légion d’Honneur. Tanda kehormatan tersebut merupakan pemberian langsung dari Macron saat berkunjung ke Akmil Magelang pada tahun 2025 lalu.

Fase Terbaik dalam Catatan Sejarah Hubungan Indonesia dan Prancis
Sementara itu, agenda kunjungan kenegaraan ini berlanjut dengan sesi pertemuan bilateral yang berjalan sangat konstruktif. Dalam pernyataan pers bersama, pemimpin Indonesia menegaskan bahwa kemitraan diplomatik kedua negara saat ini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah.
Selanjutnya, Kepala Negara Indonesia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen serta kepemimpinan kuat dari Presiden Macron. Langkah nyata dari pemimpin Prancis tersebut terbukti mampu mendorong kemitraan bilateral menjadi semakin erat dan saling menguntungkan.
Selain itu, kedua negara ternyata memiliki banyak kesamaan pandangan dalam menyikapi berbagai dinamika isu global maupun kawasan. Sinergi ini mencakup banyak sektor penting seperti pertahanan, kerja sama sains, teknologi, hingga perluasan sektor pendidikan.

Prioritas Pembahasan Sektor Energi Bersih hingga Perjanjian IEU-CEPA
Sebelum memulai agenda santap malam, kedua pihak sepakat untuk memprioritaskan sejumlah isu strategis dalam meja perundingan. Salah satu poin krusial yang menjadi fokus utama adalah percepatan pelaksanaan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA).
Lebih lanjut, dialog tingkat tinggi ini juga membahas pengembangan sektor energi bersih, riset bersama, serta penguatan sistem pertahanan. Pihak Indonesia secara terbuka menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh Prancis dalam mempercepat seluruh proses tersebut.
Akhirnya, pertemuan bilateral di Istana Élysée ini sukses menegaskan kembali komitmen kuat dari kedua belah pihak. Hubungan positif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas perdamaian sekaligus membawa kemajuan bersama di tengah tantangan dinamika global.







