Nasional
Transformasi Pengelolaan Sampah: Rencana Penutupan Total TPA Cipeucang oleh Wali Kota Tangerang Selatan

Semarang (usmnews) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah bersiap mengambil langkah radikal namun strategis dalam upaya memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan. Wali Kota Tangerang Selatan secara resmi menyatakan rencana ambisius untuk melakukan penutupan total terhadap Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang. Keputusan ini diambil sebagai respons atas kondisi lahan pembuangan yang sudah melampaui kapasitas (overload) serta dampak lingkungan yang telah lama dikeluhkan oleh masyarakat sekitar.
TPA Cipeucang, yang selama bertahun-tahun menjadi tumpuan utama pembuangan sampah warga Tangerang Selatan, kini dianggap sudah tidak lagi memadai. Tumpukan sampah yang menggunung tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga memiliki risiko stabilitas struktur yang membahayakan, seperti potensi longsor ke badan Sungai Cisadane yang berada tepat di sisinya.
Wali Kota menekankan bahwa penutupan ini bukanlah sekadar menghentikan aktivitas, melainkan bagian dari transisi besar menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, dan tidak lagi mengandalkan metode konvensional open dumping yang membebani lahan.

Setelah penutupan total diberlakukan, lahan eks-TPA Cipeucang tidak akan dibiarkan begitu saja. Pemerintah berencana melakukan rehabilitasi lahan melalui program penghijauan dan penataan kembali. Kawasan tersebut diproyeksikan untuk menjadi ruang terbuka hijau atau fasilitas publik yang lebih ramah lingkungan, guna memulihkan ekosistem di bantaran Sungai Cisadane yang selama ini terdampak.
Wali Kota juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai mengubah pola pikir dari “membuang sampah” menjadi “mengelola sampah” dari rumah tangga. Hal ini dianggap sangat krusial karena kesuksesan penutupan TPA Cipeucang sangat bergantung pada seberapa banyak volume sampah yang berhasil dikurangi sejak dari sumbernya.
Langkah berani ini diharapkan menjadi titik balik bagi Tangerang Selatan dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan modern. Penutupan Cipeucang menjadi simbol bahwa era pembuangan sampah tradisional telah berakhir dan beralih ke era pemanfaatan limbah berbasis teknologi. Meskipun transisi ini memerlukan investasi yang besar dan kerja sama lintas wilayah, pemerintah optimis bahwa kebijakan ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup di Tangsel.







