Connect with us

Nasional

Gubernur Jateng Dampingi Presiden Resmikan Wajah Baru Stasiun Tawang

Published

on

Semarang (usmnews) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden Republik Indonesia hari ini. Mereka datang langsung untuk meresmikan hasil revitalisasi Stasiun Semarang Tawang. Acara penting ini berlangsung pada hari Kamis tanggal tiga puluh Juli. Selanjutnya, pengerjaan proyek ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan sistem transportasi massal. Oleh karena itu, para penumpang kereta api akan merasa jauh lebih nyaman.

Pemerintah juga berupaya keras melestarikan bentuk asli bangunan bersejarah tersebut. Prosesi peresmian bermula ketika presiden menekan tombol sirene secara bersamaan. Ahmad Luthfi menemani presiden bersama Menteri Perhubungan bernama Dudy Purwagandhi. Selain itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut meramaikan kegiatan peninjauan lokasi. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin juga hadir memastikan kelancaran seluruh kegiatan operasional.

Gubernur Ahmad Luthfi memberikan pernyataan khusus seusai acara peresmian selesai. Dia menyebut fasilitas publik ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi. Bangunan kuno ini merupakan cagar budaya penting peninggalan masa lalu bangsa. Akibatnya, semua pihak harus selalu menjaga kelestarian aset sejarah berharga ini. Kemudian, Presiden Prabowo menyetujui pendapat senada mengenai upaya pelestarian warisan tersebut.

Apresiasi Pelaksanaan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang

Presiden Prabowo mengapresiasi langkah cepat perusahaan kereta api menangani proyek. Perusahaan tersebut sukses memugar bangunan dengan mempertahankan karakter asli gedung. Mereka tetap mempertahankan nilai sejarah kental bangunan kuno peninggalan penjajah. Sementara itu, pekerja menyelesaikan tahap pertama proyek selama dua ratus hari. Pekerjaan merenovasi bangunan ini berlangsung mulai bulan Mei hingga bulan Desember tahun lalu.

Pekerjaan proyek meliputi penataan ruang tunggu mewah bagi pelanggan setia. Perusahaan juga menata ruang tamu khusus atau VIP secara sangat rapi. Bahkan, ruang aula utama dan area selasar tampil lebih megah sekarang. Setelah itu, tim pekerja memperbaiki sistem saluran air secara menyeluruh. Langkah ini sangat berguna untuk mengantisipasi genangan dan luapan banjir rob.

Stasiun Tawang

Keterlibatan Ahli Sejarah dalam Perbaikan Bangunan Kuno

Proses pemugaran bangunan berupaya keras mengembalikan wajah luar gedung kuno. Fasad stasiun kini menyesuaikan gambar rancangan bangunan asli masa lalu. Oleh sebab itu, proses pengerjaan tersebut melibatkan peran tim ahli cagar budaya. Para ahli mengawasi setiap proses agar sesuai dengan ketentuan hukum kelestarian. Kesimpulannya, perusahaan menjalankan proyek perbaikan tanpa merusak struktur bangunan kuno.

Perusahaan Hindia Belanda merancang fasilitas transportasi ini pada tahun 1911. Arsitek Belanda bernama Sloth Blauwboer merancang gedung indah ini secara langsung. Fasilitas transportasi publik ini mulai melayani penumpang sejak tahun 1914 silam. Selanjutnya, pemerintah telah menetapkan gedung kuno ini sebagai kawasan cagar budaya. Akhirnya, Ahmad Luthfi lanjut mendampingi rombongan presiden menuju wilayah Kabupaten Batang.

Baca Juga : Presiden Prabowo Subianto Resmikan Wajah Baru Bangunan Bersejarah Stasiun Tawang

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link