Nasional
PLN Icon Plus dan TWC Teken MoU PLTS Atap di Borobudur, Dorong Energi Hijau Berkelanjutan

Magelang — PLN Icon Plus menandatangani nota kesepahaman (MoU) pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di kawasan Kampung Seni Borobudur bersama Taman Wisata Candi (TWC). Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendukung penerapan energi bersih di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur yang memiliki nilai strategis bagi pariwisata nasional dan dunia.
Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan teknologi energi surya, tetapi juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong transisi energi menuju pemanfaatan energi baru terbarukan. Melalui kerja sama tersebut, kawasan wisata diharapkan mampu meningkatkan efisiensi energi sekaligus menegaskan identitas Borobudur sebagai destinasi modern yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Direktur Operasi Taman Wisata Candi (TWC), Indung, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN Icon Plus dalam pengembangan energi hijau di kawasan wisata candi. Menurutnya, kerja sama ini merupakan wujud komitmen TWC dalam mendukung program pemerintah terkait pengurangan emisi karbon serta pengembangan pariwisata berkelanjutan.
“Pemanfaatan energi surya di kawasan Taman Wisata Candi menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pengelolaan destinasi wisata yang lebih ramah lingkungan dan selaras dengan agenda transisi energi nasional,” ujarnya.
PLN Icon Plus melalui lini bisnis IconGreen menghadirkan solusi energi hijau berupa PLTS Atap serta layanan efisiensi energi berkelanjutan yang mendukung target Net Zero Emission 2060. Implementasi PLTS Atap di Kampung Seni Borobudur diharapkan memberikan dampak langsung berupa pengurangan konsumsi energi konvensional serta peningkatan efisiensi operasional kawasan wisata.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penandatanganan MoU, PLN Icon Plus dan TWC juga melaksanakan kegiatan penanaman pohon di kawasan Kampung Seni Borobudur. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menegaskan bahwa transisi energi tidak hanya diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi, tetapi juga melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi lingkungan sekitar.
Penanaman pohon tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis jangka panjang, membantu penyerapan emisi karbon, serta memperkuat upaya pelestarian kawasan wisata agar tetap lestari dan nyaman bagi generasi mendatang.
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menegaskan kesiapan PLN Icon Plus di wilayah Jawa Tengah dalam mendukung penuh implementasi kerja sama tersebut.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik mulai dari penyediaan teknologi, integrasi sistem, hingga memastikan PLTS Atap dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk melayani sepenuh hati kebutuhan para mitra,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, menyampaikan bahwa kerja sama ini memiliki nilai strategis karena menggabungkan pengembangan energi bersih dengan kawasan wisata bersejarah.
“Kolaborasi ini bukan hanya tentang pemasangan panel surya, tetapi tentang membangun ekosistem energi bersih di kawasan yang memiliki nilai budaya tinggi. Melalui solusi energi hijau yang kami hadirkan, PLN Icon Plus berkomitmen melayani sepenuh hati dengan memberikan dampak nyata, baik dari sisi efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, maupun penguatan ketahanan energi nasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, PLN Icon Plus akan terus memperluas kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong percepatan pemanfaatan energi baru terbarukan di Indonesia. Sinergi dengan TWC ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penerapan energi hijau di berbagai kawasan strategis lainnya.
Melalui penandatanganan MoU ini, PLN Icon Plus dan TWC optimistis bahwa pemanfaatan energi surya di Kampung Seni Borobudur, yang diperkuat dengan aksi pelestarian lingkungan, dapat memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi contoh penerapan energi hijau di sektor pariwisata nasional.

