Connect with us

Crime

Tragedi Pencuri Ayam Tabanan Tewas Dikeroyok, Sang Anak Menangis Histeris

Published

on

Semarang (usmnews) – Sebuah video pilu seorang gadis kecil menangis histeris viral beredar cepat melalui lini media sosial. Anak perempuan tersebut menangisi ayahnya yang tewas setelah warga menuduhnya sebagai pencuri ayam Tabanan. Pria berinisial KD tersebut mengembuskan napas terakhir setelah sekumpulan warga mengamuk secara brutal. Insiden mengerikan ini terjadi tepatnya pada Jumat dini hari di Desa Batunya, Baturiti, Bali. Oleh karena itu, aparat kepolisian daerah setempat langsung bergerak cepat menangani kasus kekerasan ini. Warga sejatinya tidak boleh bertindak main hakim sendiri walau merasa sangat kesal. Polisi meminta masyarakat menyerahkan segala urusan hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib yang berwenang.

AKBP Rina Isriana Dewi menjelaskan kronologi singkat terkait insiden amuk massa yang menewaskan korban. Warga awalnya menduga KD hendak membawa lari ayam peliharaan milik I Wayan Adi Suteja. Selanjutnya, sekelompok warga yang emosi langsung menangkap dan memukul pria tersebut beramai-ramai. Polisi menemukan seekor ayam dan sebilah golok tajam saat memeriksa lokasi tempat kejadian perkara. Selain itu, petugas juga mengamankan sebuah sepeda motor milik korban yang hangus terbakar api. Akibatnya, pihak berwajib harus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap aktor utama pengeroyokan tersebut.

Tragedi Keluarga Sang Pencuri Ayam Tabanan​

Keluarga besar korban tentu merasakan kesedihan mendalam akibat peristiwa pengeroyokan yang merenggut nyawa ini. KD terpaksa meninggalkan tiga orang anak yang masih sangat membutuhkan kasih sayang seorang ayah. Perbekel Sidetapa I Made Sutama sungguh menyayangkan tindakan main hakim sendiri oleh warga setempat. Beliau mengingatkan seluruh elemen masyarakat bahwa negara Indonesia selalu menjunjung tinggi asas hukum formal. Kesalahan seseorang tidak seharusnya berakhir tragis dengan hilangnya nyawa secara sia-sia seperti peristiwa ini. Meskipun demikian, keluarga korban kabarnya sudah mengikhlaskan dan menganggap kejadian ini sebagai musibah belaka.

Kementerian Hak Asasi Manusia Provinsi Bali mengecam keras aksi pengeroyokan tersangka pencuri ayam Tabanan ini. Anak Agung Gede Ngurah Dalem mendorong pihak kepolisian agar memproses kasus secara transparan. Polisi wajib mengusut tuntas siapa saja pelaku beringas yang menghilangkan nyawa korban tak berdaya. Tindakan kekerasan jalanan terbukti melanggar hukum positif dan merusak tatanan sosial masyarakat secara umum. Kementerian HAM kini memberikan pendampingan khusus bagi anak korban guna memulihkan kondisi mentalnya yang terguncang. Dengan demikian, tragedi mengerikan pencuri ayam Tabanan ini harus menjadi pelajaran berharga bagi warga.