Business
Sajikan Corned Beef Sourdough Pertama di Semarang, MCB House Resmi Beroperasi

Semarang (USMNEWS) – Peta wisata kuliner Kota Semarang kembali diramaikan dengan hadirnya destinasi baru berkonsep Western food yaitu MCB House Café. Kafe yang mengusung menu unggulan Corned Beef Sourdough pertama di Semarang ini resmi menggelar grand opening pada Sabtu (25/7/2026).
Berlokasi di Jalan Pekunden Dalam No. 59, Kecamatan Semarang Tengah, kafe bergaya estetik ini langsung dipadati pengunjung sejak hari pertama dibuka. Berbagai kalangan tampak memadati area kafe, mulai dari mahasiswa yang mengerjakan tugas, anak muda yang bersantai, para dosen, hingga para pencinta kuliner hidangan Barat.
Pemilik MCB House Café, Nafiatur Rosyidah, S.Tp., mengungkapkan bahwa seluruh sajian di kafenya merupakan racikan resep pribadi yang ia kembangkan sendiri. Ia memanfaatkan latar belakang pendidikannya di Universitas Diponegoro (Undip) untuk merintis usaha ini.
“Tujuan mendirikan bisnis kuliner ini adalah agar ilmu yang didapat selama kuliah di Undip bisa diterapkan secara nyata. Semua resep murni buatan sendiri. Harapannya, kafe ini makin dikenal luas dan menjadi salah satu destinasi kuliner favorit warga Semarang,” ujar Nafiatur.
Ia menambahkan, lokasi yang strategis serta atmosfer kafe yang nyaman menjadikan MCB House sebagai tempat berkumpul yang ideal bagi generasi muda maupun keluarga.
Untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, MCB House beroperasi setiap hari Senin hingga Minggu mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Jam operasional yang dimulai sejak pagi ini sengaja dirancang agar cocok sebagai tempat sarapan maupun tempat bersantai pagi hari, khususnya bagi para ibu muda yang sedang menunggu anak sekolah.
Daya tarik MCB House turut dirasakan oleh salah satu pengunjung, Hilyatul Aulia Rahayu. Ia mengaku terkesan dengan konsep yang ditawarkan kafe anyar ini.
“Aku suka banget sama susananya, tempatnya nyaman, estetik, terus makanannya juga enak. Corned Beef Sourdough nya benar-benar jadi menu wajib dicoba karena rasanya beda dari yang lain,” tutur Hilyatul.

