Sports
Kejutan Besar di Perempat Final, Putri KW Tumbangkan Ratu Bulutangkis China

Semarang (usmnews) – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani menciptakan kejutan besar pada babak perempat final turnamen Japan Open 2026 hari Jumat ini. Atlet berbakat berumur 23 tahun tersebut berhasil menundukkan pemain nomor dua dunia asal China, Wang Zhi Yi. Melalui perjuangan keras tiga gim, jebolan PB Exist tersebut akhirnya memastikan diri melaju ke semifinal Japan Open 2026 secara dramatis.
Sebelum pertandingan ini, Putri Kusuma Wardani selalu menelan kekalahan dari total tujuh pertemuan terdahulu melawan Zhi Yi. Namun, catatan buruk masa lalu tidak menciutkan nyali sang wakil Indonesia saat memasuki lapangan hijau. Oleh karena itu, kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan yang sangat krusial bagi karier internasional sang atlet.

Pada awal pertandingan, Putri sempat mengalami kesulitan besar menghadapi gempuran cepat dari sang lawan. Akibatnya, pebulutangkis peringkat tujuh dunia tersebut menyerah dengan skor telak 7-21 pada gim pertama. Namun, situasi menegangkan itu segera berubah drastis setelah memasuki gim kedua pertandingan.
Strategi Jitu yang Membawa Putri Kusuma Wardani Melaju ke Semifinal Japan Open 2026
Memasuki gim kedua, Putri mulai mengubah pola permainan dan menaikkan intensitas serangan secara signifikan. Selanjutnya, dia sukses mendominasi reli-reli panjang dan memenangkan gim kedua dengan skor ketat 21-17. Kemudian, performa impresif tersebut berlanjut pada gim penentuan hingga memimpin 11-1 saat interval.
Putri akhirnya menyudahi gim ketiga dengan kemenangan mutlak 21-4 atas lawannya. Hasil luar biasa ini secara resmi memastikan langkah kakinya melaju ke semifinal Japan Open 2026 dengan kepala tegak. Kesuksesan besar tersebut sekaligus memutus rekor buruk kontra atlet andalan China tersebut selama ini.
“Alhamdulillah rasanya lega karena akhirnya bisa menang dari Wang Zhi Yi. Biasanya saya paling bagus hanya bisa ambil satu gim lalu hilang di gim penentuan kalau melawan dia, An Se Young atau Akane tapi hari ini bisa menang jadi sangat senang,” ucap Putri secara emosional.
Kesiapan Mental Menghadapi Laga Berat Berikutnya di Tokyo

Putri juga menjelaskan kondisi taktis dan perjuangan mentalnya selama laga berdurasi 56 menit tersebut. Menurut dia, fokus pikiran yang konsisten menjadi kunci utama untuk meredam agresivitas lawan di lapangan. Selain itu, bimbingan pelatih dari pinggir lapangan turut membakar semangat juangnya saat posisi tertinggal.
“Di gim pertama Wang Zhi Yi bermain sangat baik, tekanannya terasa dan saya banyak kagok dengan pengembalian-pengembalian dia. Masuk gim kedua saya coba mengimbangi dan pelatih mengingatkan untuk terus menaikkan hawa mainnya, itu tidak terlalu terlihat di gim pertama jadi saya lebih fokus ke hal itu tanpa banyak berpikir hasil. Pelan-pelan mulai dapat ritmenya, rallynya dan bisa unggul. Salah satu faktor terpenting memang di fokus pikirannya. Tidak boleh hilang atau lepas sedikitpun jadi tadi coba bertahan dan memang sangat melelahkan sesudahnya. Tapi hasil ini menjadi sangat penting untuk menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya,” urai Putri panjang lebar.
Meskipun meraih kemenangan spektakuler, Putri tidak ingin terhanyut dalam euforia keberhasilan hari ini. Pasalnya, dia sudah harus bersiap menghadapi tantangan berat dari wakil tuan rumah, Akane Yamaguchi. Oleh sebab itu, sang atlet langsung mengalihkan fokus sepenuhnya demi meraih tiket menuju babak puncak.
“Besok ketemu Akane, pasti tidak mudah juga apalagi main di rumahnya sendiri. Saya harus fokus lagi, lebih percaya diri dan kemenangan hari ini menjadi tambahan motivasi,” pungkas Putri dengan penuh optimisme.







