Connect with us

Nasional

Gandeng Basarnas, EIGER Gelar MJC 2026 Angkatan 19 di Bukit Mongkrang

Published

on

Karanganyar (USMTV.ID) – EIGER Adventure kembali menyelenggarakan Mountain Jungle Course (MJC) 2026 yang berlokasi di kawasan Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Program edukasi ini menjadi wujud komitmen jangka panjang EIGER terhadap keselamatan para penggiat alam bebas di Indonesia. Sebanyak 80 peserta terpilih dari berbagai daerah di Tanah Air mengikuti kegiatan ini, dan seluruhnya memperoleh beasiswa penuh.

Kepala Sekolah MJC 2026, Rudy Firdaus, menjelaskan bahwa angkatan ke-19 ini sengaja dibuat berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya.

“Kami angkat tema SAR karena melihat banyaknya kejadian kecelakaan di gunung,” ujarnya di lokasi kegiatan, Kamis (16/7/2026).

Ia menambahkan, dalam pelaksanaannya MJC 2026 turut menggandeng Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai lembaga resmi pemerintah yang membekali peserta dengan wawasan dan keterampilan di bidang pencarian dan pertolongan.

Selama delapan hari, terhitung 16 hingga 23 Juli 2026, para peserta mengikuti berbagai materi pelatihan yang berbeda setiap harinya. Rudy berharap para alumni MJC 2026 nantinya dapat turut aktif membantu proses pencarian maupun pertolongan korban kecelakaan di gunung, tentunya dengan tetap berkoordinasi bersama Basarnas.

Peserta MJC 2026 tidak hanya berasal dari dalam negeri. Azuan Abdullah, salah satu peserta asal Malaysia, mengaku sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan ini.

“Saya sangat antusias untuk ikut semua kegiatan yang sudah disusun tim EAST juga Basarnas,” katanya.

Ia menuturkan, segala ilmu dan informasi yang diperolehnya selama pelatihan akan sangat berguna bagi komunitas pendaki di Malaysia, dan berharap para alumni dapat menularkan ilmu tersebut kepada komunitas pendakian di daerah masing-masing.

Program MJC sendiri digagas EIGER sebagai ruang bagi para alumninya untuk kembali mengambil peran aktif dalam misi kemanusiaan, khususnya di bidang pencarian dan pertolongan, sekaligus meneruskan estafet pengetahuan kepada generasi pendaki berikutnya.