Nasional
Pertamina Patra Niaga Mempercepat Normalisasi Distribusi BBM Kalimantan Barat

Semarang (usmnews) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus bergerak cepat menjaga keandalan pasokan energi di wilayah Kalimantan Barat. Langkah responsif ini menjadi komitmen utama perusahaan demi mempercepat normalisasi distribusi BBM bagi masyarakat di berbagai daerah.
Upaya percepatan penyaluran energi menyasar Kota Pontianak, Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara, hingga Kabupaten Landak. Oleh karena itu, perusahaan memaksimalkan pembongkaran muatan kapal pengangkut untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM secara menyeluruh.
Suplai bahan bakar menuju Integrated Terminal (IT) Pontianak kini berjalan lancar sesuai dengan jadwal perencanaan. Dengan demikian, penguatan stok ini mampu mempercepat normalisasi distribusi BBM sekaligus mengurangi antrean panjang kendaraan di SPBU.
Langkah Strategis Pertamina Mempercepat Normalisasi Distribusi BBM di SPBU

Perusahaan menerapkan skema pengiriman khusus untuk mengurai kepadatan kendaraan di fasilitas pengisian bahan bakar. Di samping itu, armada mobil tangki mulai bergerak menyalurkan pasokan menuju SPBU sejak pukul 00.00 WIB.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Edi Mangun menjelaskan penanganan tersebut. “Kami memahami kekhawatiran masyarakat atas antrean yang terjadi di sejumlah SPBU. Saat ini, kapal-kapal pengangkut BBM telah tiba dan proses penerimaan pasokan terus berlangsung. Pertamina terus mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan untuk memperkuat ketersediaan stok serta mempercepat normalisasi distribusi di wilayah Kalimantan Barat,” ujar Edi.
Selanjutnya, petugas lapangan melakukan strategi build up stock secara proaktif tanpa menunggu kondisi tangki mencapai level terendah. Langkah proaktif ini mencegah potensi kekosongan stok saat lonjakan permintaan masyarakat terjadi di lapangan.
Penambahan Alokasi Pasokan dan Perpanjangan Jam Operasional Fasilitas Pelayanan

Pertamina telah menyalurkan pasokan tambahan sebanyak 176 kiloliter secara bertahap sejak awal pekan. Maka dari itu, penyaluran ekstra ini menyasar SPBU yang mengalami peningkatan arus kendaraan yang sangat padat.
Beberapa SPBU bahkan memperpanjang jam pelayanan operasional mereka hingga tengah malam demi melayani warga. “Dengan pasokan yang terus diperkuat dan berbagai langkah antisipasi yang kami lakukan, Pertamina terus memastikan distribusi BBM berjalan secara optimal,” tambah Edi.
Alhasil, penambahan alokasi harian secara konsisten mampu mengembalikan kestabilan layanan pengisian BBM secara perlahan. Kehadiran aparat kepolisian juga turut membantu keteraturan antrean kendaraan di lokasi SPBU yang padat.
Imbauan Resmi Pembelian Bahan Bakar Sesuai Kebutuhan Kapasitas Kendaraan
Pertamina meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Kemudian, pembelian bahan bakar secara wajar sangat membantu kelancaran proses penyaluran bagi warga lainnya.
Edi mengimbau masyarakat agar bertransaksi bijak sesuai dengan kapasitas tangki penyimpanan kendaraan masing-masing. “Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan kapasitas kendaraan. Dengan membeli secukupnya, masyarakat turut membantu menjaga ketersediaan BBM dan memberikan kesempatan bagi masyarakat lainnya untuk mendapatkan pelayanan dengan lebih tertib,” tutup Edi.
Sinergi erat bersama pemerintah daerah serta aparat penegak hukum menjamin ketertiban proses penyaluran energi. Akhirnya, komitmen kuat Pertamina Patra Niaga memastikan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat Kalimantan Barat tetap terlaksana dengan baik.







