USM News
Mobil Chery Tiggo Tabrak Motor dan Terperosok ke Parit di Semarang Utara

Semarang (usmnews) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi pada ruas Jalan Hasanudin kawasan Semarang Utara akhir pekan lalu. Sebuah mobil merek Chery Tiggo menabrak sebuah sepeda motor Honda Vario dan kendaraan roda empat lainnya. Insiden ini langsung menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang sedang melintas. Oleh karena itu, arus lalu lintas sekitar lokasi kejadian sempat mengalami sedikit ketersendatan.
Kabar kecelakaan ini pertama kali viral melalui unggahan sebuah akun media sosial lokal pada hari Sabtu 1/8 2026. Unggahan tersebut menampilkan tayangan video saat mobil pelaku sudah terperosok ke dalam saluran air parit. Selain itu, video juga memperlihatkan seorang korban terkapar lemas pada area trotoar jalan. Akibatnya, banyak warganet yang menyampaikan simpati sekaligus penasaran dengan penyebab pasti kejadian nahas tersebut.
Polsek Semarang Utara setempat membenarkan peristiwa kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan bermotor ini. Iptu Novita Candra menyebut kejadian berlangsung pada pukul delapan lebih empat puluh delapan menit pagi. Petugas kepolisian langsung meluncur menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan proses evakuasi korban dan kendaraan. Mereka berupaya mengurai kemacetan sekaligus meminta keterangan dari sejumlah saksi mata secara langsung.

Kronologi Lengkap Kecelakaan Chery Tiggo Semarang
Peristiwa ini bermula ketika pengemudi mobil Chery melaju dari arah utara menuju arah selatan kota. Saat melintas pada lokasi kejadian, pengemudi diduga kuat kurang memperhatikan situasi lalu lintas arah depannya. Kelalaian ini menyebabkan mobil menghantam sebuah sepeda motor yang sedang melaju searah pada bagian depan. Kemudian, benturan keras tersebut membuat pengendara roda dua dan penumpang yang membonceng terjatuh ke aspal.
Setelah menabrak motor, laju mobil pelaku rupanya belum berhenti dan justru semakin tidak terkendali. Kendaraan roda empat tersebut kembali menabrak mobil Daihatsu Xenia yang sedang terparkir rapi pinggir jalan. Laju mobil baru benar-benar terhenti setelah bodi kendaraan terperosok masuk ke dalam selokan saluran air. Kesimpulannya, rentetan tabrakan ini murni terjadi karena hilangnya kendali dari sang pengemudi kendaraan utama.

Identitas Korban dan Penyelidikan Lanjutan Kepolisian
Petugas kepolisian mengonfirmasi bahwa pengemudi mobil pelaku adalah seorang pria lansia berumur tujuh puluh satu tahun. Pria bernama Santoso tersebut tercatat sebagai warga yang berdomisili pada kawasan kecamatan setempat. Sementara itu, dua orang korban pengendara motor roda dua menderita sejumlah luka ringan pada tubuhnya. Oleh sebab itu, tim Ambulance Hebat langsung melarikan mereka menuju ke Rumah Sakit Keluarga Sehat Semarang untuk mendapat penanganan serius.
Pihak kepolisian masih terus mendalami berbagai informasi simpang siur mengenai penyebab utama hilangnya kendali sopir. AKP Untung Ariyono merespons dugaan warganet yang menyebut sang pengemudi lansia mengalami serangan jantung mendadak. Beliau menegaskan bahwa dugaan sementara tetap mengarah pada faktor kurangnya kehati-hatian saat berkendara di jalan raya. Akhirnya, polisi masih menelusuri rekam medis sang sopir untuk memastikan kebenaran rumor medis tersebut.







