Connect with us

Nasional

Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Padam Total Setelah 10 Hari

Published

on

Semarang (usmnews) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana membawa kabar baik mengenai penanganan bencana polusi udara di Provinsi Banten. Tim gabungan sukses memadamkan kobaran api yang melanda tempat pembuangan sampah akhir di Kabupaten Tangerang. Melalui kerja keras operasional, petugas berhasil menyatakan bahwa kebakaran TPA Jatiwaringin telah padam seratus persen secara menyeluruh.

Keberhasilan penanggulangan darurat ini sekaligus mengakhiri kecemasan masyarakat sekitar akibat paparan asap beracun yang pekat. Pengumuman resmi mengenai situasi kondusif tersebut menegaskan bahwa kebakaran TPA Jatiwaringin telah padam setelah operasi pemadaman yang melelahkan. Kini, petugas beralih fokus pada pemantauan area luar kawasan demi mencegah kemunculan titik api baru.

Hari ke-10 Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin, Asap Masih Mengepul

Hambatan Teknis dan Solusi Penanganan Kebakaran Sampah Mauk

Proses pemadaman lahan pembuangan tersebut memakan waktu hingga sepuluh hari lamanya karena kendala medan yang berat. Karakteristik tumpukan sampah menyembunyikan bara api aktif di bawah lapisan permukaan sedalam beberapa meter. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto membeberkan taktik khusus para petugas pemadam dalam menembus kedalaman sampah tersebut.

“Apinya ada di kedalaman sampah yang dalamnya beberapa meter, jadi pemadaman di samping dari atas, juga harus diguyur,” kata Suharyanto. Tim penyelamat terpaksa memasukkan pompa air khusus langsung ke dalam lapisan sampah yang membara. Selain itu, petugas tidak dapat meluncurkan operasi modifikasi cuaca akibat ketiadaan awan hujan yang potensial.

Hari ke-9 Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin, 49% Lahan Padam

Fase Pendinginan Intensif dan Kondisi Sosial Masyarakat Tangerang

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari turut menjelaskan kondisi mutakhir di lapangan. Petugas darurat masih bersiaga penuh mengantisipasi kepulan asap tipis di dekat danau area pembuangan luar. “Lahan utama TPA Jatiwaringin seluas kurang lebih 15 hektare yang terdampak kebakaran dilaporkan telah berhasil dipadamkan,” katanya.

Abdul memastikan seluruh warga terdampak sudah meninggalkan posko pengungsian dan kembali ke tempat tinggal masing-masing. Pemerintah daerah memfasilitasi proses pemulangan tersebut seiring membaiknya kualitas udara di sekitar lokasi bencana. “Penanganan darurat pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin mencapai 100 persen dan kondisi sosial masyarakat sekitar dilaporkan kondusif,” tambahnya.

Pengerahan Armada Helikopter Water Bombing dan Logistik Darat

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari dukungan logistik masif berupa armada udara pengebom air dari BNPB. Tiga unit helikopter jenis Mi-8AMT dan Sikorsky beroperasi optimal menyiramkan ratusan ribu liter air dari langit. Sementara itu, tim darat menyemprotkan cairan racun api khusus demi mempercepat penurunan suhu pada zona perimeter.

Dukungan sarana pompa mini serta alat komunikasi radio jinjing juga memperlancar koordinasi taktis antarunit di lapangan. Kerja sama yang solid antara BNPB, petugas pemadam lokal, dan Jasa Marga menciptakan penyelesaian yang efektif. Saat ini, kawasan tersebut tetap berada dalam pengawasan ketat untuk memastikan tidak ada bara api tersembunyi.