Nasional
Edukasi Anti Phishing BNI Cegah Kejahatan Siber Korporasi

Semarang (usmnews) – Dilansir dari Kumparan.com Bank pelat merah memperkuat keamanan transaksi digital. Tepatnya, perusahaan meluncurkan edukasi anti phishing BNI bagi korporasi. Sebab, kejahatan siber sangat mengancam pengguna layanan keuangan digital. Makanya, bank merilis inisiatif PERIKSA demi meningkatkan kewaspadaan nasabah.
Mengutip rilis resmi, Sekretaris Perusahaan Okki Rushartomo membagikan penjelasannya. Menurutnya, program ini menjaga kenyamanan nasabah layanan aplikasi BNIdirect. Awalnya, penipu mencuri data sensitif melalui tautan situs palsu. Kemudian, pencuri memakai data curian demi menguras rekening korban. Tentu saja, langkah edukasi anti phishing BNI ini mencegah aksi kejahatan.

Selain itu, program PERIKSA menghadirkan panduan preventif sangat ampuh. Pertama, nasabah wajib menggunakan surat elektronik resmi milik perusahaan. Selanjutnya, mereka harus meracik kata sandi baru secara unik. Lalu, pengguna pantang membagikan informasi rahasia kepada pihak manapun.
[Baca Juga: Penyebab Hujan Bulan April: Alasan Sains Cuaca Ekstrem Melanda]

Lebih lanjut, nasabah wajib memakai gawai pribadi saat bertransaksi. Bahkan, mereka harus menghindari pemakaian jaringan internet nirkabel publik. Pastinya, pengunjung wajib mengakses alamat situs web perbankan resmi. Tujuannya, mereka menghindari jebakan situs tiruan buatan para penipu.
Sebagai penutup, pengguna wajib mengamati detail transaksi sebelum otorisasi. Tegasnya, kesadaran nasabah menjadi kunci utama pemberantasan kejahatan siber. Oleh karena itu, bank mengajak pelanggan menjaga keamanan finansial bersama. Akhirnya, edukasi anti phishing BNI sukses menciptakan ekosistem perbankan aman.







