Connect with us

Nasional

Pertamina Pastikan Kabar Penghapusan Pertalite dari SPBU Adalah Hoaks

Published

on

Semarang (usmnews) – Manajemen PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat meluruskan rumor miring yang meresahkan para pengendara kendaraan bermotor. Belakangan ini, jagat media sosial ramai membicarakan hilangnya nama produk bahan bakar bersubsidi pada papan pengumuman. Oleh karena itu, perusahaan memastikan kabar penghapusan Pertalite dari SPBU sama sekali tidak memiliki dasar kebenaran yang valid.

Isu liar tersebut mencuat setelah beberapa netizen mengunggah foto papan harga totem yang tidak mencantumkan produk murah itu. Namun, masyarakat salah mengartikan perubahan desain visual fasilitas stasiun pengisian bahan bakar umum milik pemerintah tersebut. Pihak korporasi kembali memastikan kabar penghapusan Pertalite dari SPBU merupakan informasi sesat yang sengaja menyebarkan kepanikan massal.

Harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP AKR

Alasan Perubahan Desain Papan Informasi Totem Pertamina Terbaru

Manajemen menjelaskan bahwa perubahan tampilan fisik papan pengumuman harga murni karena penerapan standardisasi estetika modern. Perusahaan memakai papan cetak permanen khusus untuk memajang daftar produk bahan bakar nonsubsidi yang fluktuatif harganya. “Benarkah Pertalite dihapus dari papan informasi SPBU? Faktanya, informasi tersebut tidak benar,” tulis akun resmi @pertaminakalsel_ memberikan klarifikasi.

Petugas lapangan memindahkan informasi mengenai jenis bahan bakar bersubsidi ke layar digital berupa LED Running Text. Penggunaan panel elektronik ini bertujuan untuk mempermudah pembaruan data operasional harian secara serempak dan rapi. Oleh sebab itu, hilangnya nama komoditas tersebut dari papan cetak bukan penanda penghentian penjualan produk komersial.

Komitmen Pemerintah Menjaga Pasokan Bahan Bakar Bersubsidi

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun menjamin ketersediaan stok bahan bakar murah ini bagi seluruh masyarakat. Beliau meminta para pemilik kendaraan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan harian berada pada posisi aman. “Sampai saat ini tidak ada atau belum ada rencana maupun wacana dari Pemerintah maupun Pertamina,” ujarnya tegas.

Robert menerangkan bahwa rumor mengenai penghapusan produk energi murah ini merupakan konten ilegal yang tidak bertanggung jawab. “Info tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan,” katanya saat memberikan tanggapan resmi kepada jurnalis yang meminta konfirmasi berita. Pihaknya mengimbau warga agar menyaring setiap kabar burung pada aplikasi pesan digital seperti WhatsApp sebelum mempercayainya.

Saluran Komunikasi Resmi Guna Memeriksa Validitas Berita Pertamina

Masyarakat luas dapat memeriksa keaslian setiap pengumuman publik melalui situs internet resmi milik badan usaha negara. Langkah mandiri ini sangat penting guna menangkal penyebaran berita palsu yang merugikan iklim ekonomi nasional. Pemerintah pusat bersama Pertamina tetap memegang komitmen kuat untuk menyediakan Biosolar dan bensin murah secara berkesinambungan.

Penyaluran pasokan energi bersubsidi tetap mengacu pada harga eceran tertinggi yang telah berkekuatan hukum tetap. Oleh karena itu, para pengemudi ojek online serta pelaku usaha kecil tidak perlu mengkhawatirkan keberadaan bahan bakar andalan mereka. Pasokan harian ke seluruh pelosok daerah tetap berjalan normal tanpa mengalami pengurangan volume distribusi sedikit pun.