Connect with us

Blog

Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang BNPB Terjunkan Helikopter Water Bombing

Published

on

Petugas pemadam kebakaran terus berjuang menjinakkan kobaran api di Kabupaten Tangerang. Upaya lokalisasi titik api pada area timbunan sampah tersebut masih berlangsung hingga Rabu pagi. Kini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana ikut turun tangan mengatasi musibah kebakaran TPA Jatiwaringin tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang tetap menyiagakan sepuluh unit mobil pemadam di lokasi. Namun, hamparan sampah yang luas membuat petugas membutuhkan bantuan armada dari udara. Oleh karena itu, BNPB mengirimkan dukungan helikopter pengebom air guna menyelesaikan masalah kebakaran TPA Jatiwaringin.

“Untuk pagi ini jadwal penyiraman memakai bantuan heli dari BNPB, pukul 09.00 WIB kurang (prosesnya). Belum (pendinginan), masih pemadaman,” ujar petugas Damkar Kabupaten Tangerang.

Pemerintah pusat menaruh perhatian serius terhadap bencana polusi asap akibat kejadian hebat ini. Selain pengerahan helikopter, BNPB juga menyiapkan skenario rekayasa hujan di sekitar lokasi. Langkah taktis ini bertujuan untuk memadamkan bara api tersembunyi pada area kebakaran TPA Jatiwaringin.

“Mulai besok (hari ini) kita akan operasi water bombing dan modifikasi cuaca,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Pihak otoritas mengerahkan satu unit helikopter khusus yang mampu mengangkut air bervolume besar. Bersamaan dengan itu, satu unit pesawat jenis caravan bersiap melakukan operasi modifikasi cuaca. Kombinasi strategi udara ini harapannya mampu mempercepat pemadaman total pada area terdampak.

“Satu unit heli WB dan 1 unit caravan untuk OMC,” imbuh Muhari menjelaskan rincian armada udara tersebut.

Petugas lapangan menghadapi tantangan berat berupa tiupan angin kencang dan gas metana. Gas tersebut memicu api terus berkobar dan memunculkan titik asap baru secara acak. Namun, sinergi kuat antara Damkar dan BNPB memberikan harapan besar bagi warga sekitar. Mereka berharap bencana kabut asap beracun ini dapat segera berakhir dalam waktu dekat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *