Sports
AS Tekuk Bosnia 2-0 Timnas Amerika Serikat Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026

Semarang (usmnews) – Langkah impresif terjadi di Levi’s Stadium saat tuan rumah mengunci kemenangan krusial. Akhirnya, Timnas Amerika Serikat lolos 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Bosnia dan Herzegovina. Pasukan Mauricio Pochettino menang meyakinkan dengan skor 2-0 pada Kamis pagi WIB. Padahal, mereka harus bertarung dengan sepuluh pemain sejak pertengahan babak kedua pertandingan. Atmosfer stadion sangat meriah karena suporter merayakan menjelang hari kemerdekaan negara mereka. Kemenangan ini sekaligus memutus rekor buruk Amerika Serikat saat menghadapi tim asal Eropa.
Perjuangan Hebat Pasukan Pochettino Menembus Babak Gugur

Bosnia sebenarnya memberikan perlawanan sengit dan mengancam gawang tuan rumah sejak awal laga. Pada menit kesepuluh, penyerang Ermedin Demirović melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Namun, penjaga gawang Matt Freese melakukan penyelamatan gemilang untuk mengamankan gawang Amerika Serikat. Setelah itu, Amerika Serikat meningkatkan intensitas serangan guna membongkar pertahanan rapat milik Bosnia.
Folarin Balogun sempat menggetarkan jala gawang lawan pada menit ke-30 lewat sepakan akurat. Namun, hakim garis mengangkat bendera karena sang pemain berdiri pada posisi offside. Meskipun demikian, Balogun tidak menyerah dan terus mencari celah di lini belakang lawan. Menjelang akhir babak pertama, penyerang tersebut berhasil memecah kebuntuan melalui sebuah aksi dramatis.
Balogun memanfaatkan bola muntah hasil dua kali pantulan sebelum melepaskan tembakan mendatar. Bola tersebut meluncur deras melewati sela kaki penjaga gawang Bosnia, Nikola Vasilj. Sesaat kemudian, Balogun hampir menggandakan keunggulan namun sepakannya membentur mistar gawang atas. Oleh karena itu, skor 1-0 tetap bertahan sampai wasit meniup peluit istirahat.
Kartu Merah Balogun dan Kepastian Amerika Serikat Lolos ke Babak Gugur
Memasuki paruh kedua, pelatih Bosnia Sergej Barbarez merombak strategi karena Edin Džeko mengalami cedera. Bosnia melakukan tiga pergantian pemain sekaligus demi menambah daya gedor lini depan mereka. Sementara itu, petaka menghampiri tuan rumah ketika laga memasuki menit ke-64 di lapangan. Wasit meninjau layar VAR setelah Folarin Balogun melakukan tekel keras kepada Tarik Muharemović.
Kemudian, wasit mencabut kartu merah langsung karena pelanggaran tersebut sangat membahayakan pergelangan kaki. Akibatnya, Amerika Serikat harus melanjutkan sisa pertandingan babak kedua dengan sepuluh orang saja. Walaupun kalah jumlah pemain, tuan rumah justru menunjukkan organisasi pertahanan yang luar biasa kokoh. Oleh sebab itu, para pemain Bosnia kesulitan menciptakan peluang emas ke gawang Freese.
Pada menit ke-79, kapten Christian Pulisic mencetak gol setelah menerima umpan silang akurat. Namun, wasit kembali membatalkan gol tersebut karena sang kapten berada dalam posisi offside. Kegagalan tersebut tidak meruntuhkan mental bertanding para pemain asuhan pelatih Mauricio Pochettino. Tak lama kemudian, Malik Tillman memastikan kemenangan mutlak lewat eksekusi tendangan bebas jarak jauh.
Tillman melepaskan tembakan melengkung dari jarak dua puluh yard menuju pojok gawang lawan. Penjaga gawang Nikola Vasilj sempat menyentuh bola namun gagal menghentikan laju cepat bola tersebut. Keberhasilan ini memastikan Timnas Amerika Serikat lolos 16 besar turnamen sepak bola bergengsi ini. Melalui hasil memuaskan ini, suporter tuan rumah merayakan pencapaian luar biasa tim kesayangan mereka.
Komentar Pochettino Mengenai Tiket Babak 16 Besar

Bosnia mencoba memperkecil ketertinggalan menjelang akhir pertandingan lewat serangan balik yang cukup cepat. Ermin Mahmić melepaskan tendangan spekulasi keras, tetapi bola bergulir tipis di samping tiang gawang. Akhirnya, peluit panjang berbunyi dan papan skor tetap menunjukkan angka dua kosong untuk tuan rumah. Hasil ini mengantarkan Amerika Serikat melaju ke babak gugur untuk keempat kalinya berturut-turut.
Setelah pertandingan usai, pelatih kepala Mauricio Pochettino memberikan pernyataan resmi kepada para awak media. “Para pemain menunjukkan karakter luar biasa saat kami bermain dengan sepuluh orang,” ujar Pochettino. “Kami pantas mendapatkan kemenangan ini karena kerja keras seluruh tim sangat luar biasa,” tambahnya. Strategi disiplin Pochettino tampil sangat ampuh meredam agresivitas serangan para pemain depan tim nasional Bosnia.
Selanjutnya, Amerika Serikat akan menantang tim kuat Belgia pada laga babak berikutnya di Seattle. Sementara itu, Bosnia harus mengepak koper lebih awal setelah menelan kekalahan pahit pada laga ini. Penggemar sepak bola di seluruh penjuru dunia menantikan duel sengit antara Amerika Serikat melawan Belgia. Pertandingan tersebut pasti menyajikan tontonan menarik karena kedua tim memiliki skuad bertabur bintang Eropa.







