Sports
Perjuangan Dramatis Garuda Muda, Indonesia Finish sebagai Runner Up Grup D BAJC 2026 Usai Takluk dari Malaysia

Semarang (usmnews) – Tim bulu tangkis junior Indonesia harus menerima kenyataan finis di posisi kedua atau runner-up Grup D pada ajang Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia (BAJC) 2026. Kepastian ini didapat setelah skuad Garuda Muda mengalami kekalahan tipis dan dramatis dari rival abadi mereka, Malaysia, dalam pertandingan pamungkas babak penyisihan grup.
Sengitnya laga bertajuk derbi Nusantara ini tersaji di Yatsushiro City General Gymnasium, Yatsushiro, Jepang, pada Minggu (28/6/2026). Indonesia memberikan perlawanan yang luar biasa ketat di setiap sektor, namun akhirnya harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor akhir 1-2 melalui kedudukan set 51-55, 55-49, dan 48-55. Kendati gagal mengunci status sebagai juara grup, tiket menuju babak perempat final Kejuaraan Asia Junior 2026 tetap berhasil diamankan oleh tim Indonesia.
Jalannya Pertandingan: Kejar-mengejar Poin yang Menegangkan
Kekalahan ini terasa cukup menyesakkan bagi kubu Indonesia, mengingat mereka sempat membuka asa dan bangkit secara luar biasa pada set kedua. Namun sayang, momentum kebangkitan tersebut gagal dipertahankan hingga set penentuan.

Set Pertama: Tekanan Beruntun dari Malaysia
Sejak awal gim pertama, Indonesia langsung berada dalam situasi tertekan. Pasangan ganda putra Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono membuka laga dengan kekalahan tipis 10-11 dari wakil Malaysia, Damien Ling/Irfan M Shazmir. Hasil ini mendongkrak kepercayaan diri skuad Negeri Jiran pada partai-partai berikutnya.
Ketangguhan Malaysia berlanjut di sektor ganda putri. Pasangan Indonesia, Selsi Josika/Aurelia Syakira Putri, belum mampu membendung dominasi Low Zi Yu/Genevie Lim, sehingga Indonesia semakin tertinggal dengan skor 15-22. Harapan sempat ditaruh pada pundak tunggal putri Indonesia, Mayla Cahya Afilian Pratiwi, tetapi lawannya, Carine Tee, berhasil mencapai angka 33 lebih dulu.
Situasi kian menyulitkan ketika ganda campuran Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani kalah ritme dari duet Ahmad Redzuan/Low Zi Yu. Indonesia sempat mencoba mengejar lewat tunggal putra Radithya Bayu Wardhana yang hampir melakukan comeback saat mendekati poin Kong Wei Xiang di angka 50-52. Sayangnya, set pertama akhirnya lepas dengan skor 51-55.
Set Kedua: Momentum Kebangkitan Garuda Muda
Memasuki gim kedua, tim pelatih Indonesia melakukan strategi penyegaran dengan menurunkan Fardhan Rainanda Joe di sektor tunggal putra. Walau start awal kembali berat karena Rizki/Daffa kalah 9-11, angin segar mulai berembus saat Mayla Cahya tampil memukau di lapangan. Mayla sukses membalikkan keadaan dari tertinggal 18-22 menjadi unggul 24-23, hingga membawa Indonesia memimpin 33-31.
Ketegangan sempat memuncak saat ganda campuran Indonesia tertinggal 0-6 dari Redzuan/Low. Namun, Daffa/Atresia menunjukkan mental baja dengan membalikkan keadaan secara luar biasa menjadi 44-42. Keberhasilan ini menjadi titik balik penting yang disempurnakan oleh Fardhan Rainanda Joe. Fardhan sukses menuntaskan tugasnya dengan menumbangkan Kong Wei Xiang via skor 55-49, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke babak rubber set.
Set Ketiga: Akhir Perjuangan di Set Penentuan
Pada set penentuan yang krusial, ganda putra Rizki/Daffa sempat membuka asa setelah unggul cepat 5-2. Sayangnya, keunggulan tersebut gagal dipertahankan dan mereka kembali takluk 9-11 dari Damien Ling/Irfan M Shazmir.

Mayla kembali berjuang keras demi memperkecil selisih poin menjadi 32-33, namun Malaysia tetap memegang kendali permainan. Fardhan yang kembali diturunkan pada partai pamungkas tidak berhasil mengulang keajaiban set kedua. Indonesia pun harus merelakan kemenangan jatuh ke tangan Malaysia setelah kalah 48-55 pada set ketiga.
Menatap Babak Perempat Final Melawan Thailand
Dengan hasil pertandingan ini, Indonesia menutup fase penyisihan grup BAJC 2026 dengan menyandang status runner-up Grup D. Skuad Garuda Muda tidak boleh berlarut-larut dalam kesedihan dan harus segera mengalihkan fokus penuh ke fase gugur.
Pada babak perempat final Kejuaraan Asia Junior 2026 nanti, Indonesia sudah ditunggu oleh tim kuat lainnya, yaitu Thailand. Pertandingan ini akan menjadi ujian yang sangat krusial sekaligus kesempatan emas bagi Garuda Muda untuk membuktikan kualitas mereka dan menjaga impian melangkah lebih jauh di panggung tertinggi bulu tangkis junior tingkat Asia.







