Connect with us

Tech

Meta Resmi Meluncurkan Lini Kacamata Pintar Terbaru Bersama EssilorLuxottica

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Langkah ekspansi yang ambisius kembali diambil oleh Meta dalam industri perangkat cerdas yang dapat dikenakan (wearable device). Melalui kolaborasi strategis dengan raksasa optik asal Prancis-Italia, EssilorLuxottica, Meta secara resmi memperkenalkan produk kacamata pintar terbarunya yang diberi nama Meta Glasses. Perangkat berteknologi tinggi ini dipasarkan dengan harga mulai dari US$299, atau apabila dikonversikan setara dengan Rp5,3 juta (dengan asumsi kurs Rp17.951 per dolar AS).

‎​Peluncuran produk ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg tersebut untuk membangun identitas merek kacamata pintarnya secara mandiri. Meskipun mengambil rute yang terpisah dari lini produk sebelumnya, pihak manajemen Meta memastikan bahwa kemitraan jangka panjang mereka dengan merek kacamata ikonik seperti Ray-Ban dan Oakley tetap berlanjut.

‎​Tiga Varian Eksklusif dan Kebebasan Bergaya

‎​Mengutip laporan dari BGR, Meta berusaha memenuhi berbagai preferensi mode penggunanya dengan menghadirkan tiga variasi model utama yang memiliki karakteristik desain yang unik:

  • Meta Adventurer: Menampilkan siluet desain persegi panjang (rectangular) yang tak lekang oleh waktu. Varian ini disediakan dalam dua opsi ukuran untuk menyesuaikan bentuk wajah pengguna, yaitu standar dan besar (large).
  • Meta Fury: Dirancang khusus bagi pengguna yang menyukai tampilan berani dan menonjol, model ini dibekali dengan dimensi bingkai yang jauh lebih besar dan tebal.
  • Meta Glasses by Kylie: Lahir dari kolaborasi eksklusif bersama figur publik fesyen Kylie Jenner, kacamata ini menawarkan estetika bingkai oval yang ramping, elegan, dan sangat modis.

‎​Dalam pernyataan resminya, Meta mengungkapkan filosofi di balik produk ini. Mereka meyakini bahwa kacamata adalah perangkat keras yang paling menjanjikan di era kecerdasan buatan. Hal ini dikarenakan kacamata pintar mampu menjadi medium yang paling ideal untuk berinteraksi dengan asisten virtual sepanjang hari, di mana AI dapat “melihat” dan merespons dunia persis dari sudut pandang penggunanya.

‎​Secara keseluruhan, peluncuran awal ini menawarkan 26 kombinasi gaya yang sangat beragam, mencakup variasi warna bingkai dan tipe lensa. Konsumen dapat memperoleh produk ini melalui berbagai jalur distribusi, mulai dari toko resmi Meta, Amazon, Best Buy, hingga platform ritel global lainnya.

‎​Dapur Pacu AI dan Deretan Fitur Canggih

‎​Nilai jual utama dari Meta Glasses tentu saja terletak pada integrasi teknologi kecerdasan buatannya yang mutakhir. Perangkat ini dilengkapi dengan tombol khusus Meta AI yang memberikan akses instan bagi pengguna untuk menjalankan perintah pintar. Berikut adalah beberapa inovasi teknologi utama yang disematkan:

1. ‎​Model AI Muse Spark: Ini adalah mesin kecerdasan buatan generasi terbaru yang diperkenalkan oleh Meta. AI ini dirancang untuk menyajikan wawasan yang luas secara real-time, mulai dari memberikan pembaruan skor pertandingan olahraga, merekomendasikan tempat makan lokal, hingga menggunakan kecerdasan visual untuk mengidentifikasi dan menganalisis lingkungan fisik di sekitar pengguna.

2. ‎​Penerjemahan Langsung (Live Translation): Untuk memecahkan batasan komunikasi global, kacamata ini dibekali kemampuan penerjemahan seketika yang kini mendukung 14 bahasa baru. Fitur ini sangat krusial karena mencakup bahasa-bahasa kompleks seperti bahasa Jepang, Mandarin, dan Korea.

‎​3. Audio Open-Ear & Kontrol Suara: Pengguna dapat menikmati musik, mendengarkan podcast, maupun memutar buku audio dengan nyaman tanpa harus menyumbat lubang telinga. Dipadukan dengan susunan mikrofon ganda (multi-mic array), kacamata ini memfasilitasi panggilan suara yang jernih, pengiriman pesan WhatsApp, hingga interaksi mulus dengan asisten AI hanya melalui perintah suara.

‎​Kemampuan Multimedia, Ketahanan Baterai, dan Isu Privasi

‎​Selain bertindak sebagai asisten cerdas, kacamata ini juga berfungsi layaknya kamera aksi yang beroperasi secara hands-free. Pengguna dapat mendokumentasikan momen-momen penting melalui tangkapan foto dan rekaman video secara praktis. Terkait ketahanan daya, Meta mengklaim perangkat ini mampu bertahan hidup selama lebih dari 8 jam dalam satu kali pengisian. Fleksibilitasnya semakin bertambah dengan kehadiran kotak penyimpanan lipat (charging case) bawaan yang mampu memberikan suplai energi ekstra hingga 40 jam.

‎​Kendati dijejali berbagai kecanggihan, perangkat cerdas ini tetap menghadapi pengawasan ketat terkait potensi pelanggaran privasi. Meta sebenarnya telah mencoba memitigasi hal ini dengan mengintegrasikan lampu indikator berbentuk cincin (ring light) di sekitar area kamera. Lampu tersebut dirancang untuk menyala secara otomatis sebagai tanda peringatan bagi orang sekitar setiap kali pengguna merekam foto atau video. Akan tetapi, berdasarkan laporan investigasi yang diterbitkan oleh NBC News sebelumnya, sistem keamanan visual ini ternyata masih memiliki celah dan mudah untuk diakali. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran yang sah bahwa kacamata ini berisiko disalahgunakan untuk merekam orang lain secara diam-diam tanpa persetujuan mereka.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *