Connect with us

Education

Mengenal Tanaman Gotik Eksotis Bunga Kelelawar Hitam Tacca Chantrieri

Published

on

Semarang (usmnews)- Halo sobat pencinta tanaman manis! Tentu saja, keanekaragaman flora di hutan tropis selalu menyimpan kejutan yang sangat luar biasa. Selanjutnya, kamu wajib mengenal salah satu spesies tanaman hias paling misterius dan eksotis di dunia. Pastinya, bunga kelelawar hitam Tacca chantrieri atau yang dikenal juga dengan nama jalawuri hitam menyajikan pesona visual yang tiada tandingannya. Tanaman unik dari keluarga talas-talasan (Dioscoreaceae) ini memiliki penampilan yang menyerupai seekor kelelawar yang sedang membentangkan sayapnya. Tampilannya yang eksotis dan memberikan kesan “gotik” menjadikannya primadona di kalangan pencinta tanaman hias dunia. Kesimpulannya, kamu pasti akan terpikat saat melihat keasrian bentuk bunganya secara langsung.

image 282

Karakteristik Unik dan Bentuk Gotik Bunga Tacca Chantrier

Pertama, mari kita mengulas ciri khas fisiknya yang sangat memukau dan tidak biasa. Daya tarik utama dari bunga kelelawar hitam Tacca chantrieri terletak pada kelopak pelindung (bractea) berwarna ungu tua kehitaman yang lebar. Bentangan “sayap” kelopak ini mampu mencapai lebar hingga 30 centimeter sehingga tampak sangat mencolok di tengah dedaunan hijau.

Selain kelopak bersayap, bunga ini dilengkapi helaian memanjang seperti benang (bracteole) yang menjuntai ke bawah. Helaian panjang ini menyerupai kumis kelelawar atau kucing dengan panjang yang bisa mencapai hingga 70 centimeter. Perpaduan warna gelap yang pekat dan juntaian benang halus ini memberikan sensasi estetika yang dramatis sekaligus menawan. Kesimpulannya, detail anatomi yang tidak lazim ini menjadikan bunga ini sebagai salah satu karya seni alami terbaik di alam tropis.

image 283

Habitat Alami dan Daya Tarik Kolektor

Berikutnya, tanaman tropis ini merupakan tumbuhan asli kawasan Asia Tenggara. Wilayah penyebarannya meliputi China bagian selatan, Thailand, Malaysia, hingga Pulau Sumatra di Indonesia. Di tanah air, kamu bisa menemukan habitat alaminya yang tumbuh liar di kawasan Taman Nasional Batang Gadis. Tanaman ini tumbuh subur di area lantai hutan tropis yang lembap, hangat, serta memiliki naungan penuh dari paparan matahari langsung (shade-loving plant).

Kini, tampilan visualnya yang eksotis dan terkesan misterius memikat banyak kolektor tanaman hias mancanegara untuk memburunya. Para penghobi sering memelihara tanaman langka ini di dalam ruangan (indoor) maupun rumah kaca (greenhouse) untuk menjaga kelembapan udaranya. Meskipun membutuhkan perhatian ekstra terkait kestabilan suhu dan kelembapan, merawat tanaman ini memberikan kepuasan estetika tersendiri. Kesimpulannya, keindahan alami bunga kelelawar ini menjadi bukti betapa kayanya khazanah hayati bumi kita.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link