Connect with us

USM News

Mantapkan RPS Terbaru, Dosen S1 Akuntansi USM Ikuti Workshop Kurikulum OBE

Published

on

WhatsApp Image 2026 08 17 at 12.31.48 1

Semarang (USMNEWS) – Program studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang sukses menyelenggarakan workshop Penyusunan Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) bertema “Closing the Loop: Monitoring dan Evaluasi Kurikulum OBE dan Pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk Peningkatan Mutu Berkelanjutan” pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kurikulum melalui pendekatan yang berfokus pada capaian pembelajaran lulusan.

Kegiatan ini menghadirkan dua pakar kurikulum OBE dari Universitas Negeri Semarang, yaitu Dr. Maylia Pramono Sari, S.E., M.Si., Akt, CA, ACPA dan Dr. Nanik Sri Utaminingsih, S.E., M.Si., yang memberikan pemaparan komprehensif terkait konsep dan implementasi OBE.

Dalam penjelasannya, narasumber menguraikan bahwa OBE merupakan pendekatan pendidikan yang berfokus pada pencapaian kompetensi lulusan secara jelas dan terukur. Hal ini meliputi penyusunan profil lulusan, perumusan capaian pembelajaran, hingga penyelarasan antara metode pembelajaran, penilaian, dan evaluasi.

Workshop ini menjadi langkah strategis bagi Prodi S1 Akuntansi dalam mereorientasi kurikulum agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan serta standar akreditasi internasional (IAPS 4.0).

Kedua narasumber menekankan pentingnya pergeseran paradigma dari Input-Process Based menuju Output-Outcome Based. Beliau menjelaskan pentingnya keterkaitan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), serta Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Seluruh komponen tersebut harus dirancang secara sistematis dan terintegrasi agar mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis dan soft skills yang dibutuhkan di dunia kerja. Dengan demikian, kurikulum berbasis OBE bukan sekadar urusan administrasi, melainkan filosofi pendidikan yang berfokus pada kemampuan mahasiswa setelah lulus.

“Kita harus memastikan bahwa setiap Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) bersifat SMART: Specific, Measurable, Achievable, Realistic, dan Time-bound,” tegas narasumber.

Selain itu, workshop ini juga membedah implementasi aturan terbaru melalui Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 yang menuntut perguruan tinggi untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sains.

Suasana workshop berlangsung dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Para dosen Prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi USM secara aktif melontarkan pertanyaan mendalam mengenai tantangan integrasi mata kuliah yang bersifat dogmatik ke dalam kerangka kerja OBE. Kedua narasumber memberikan solusi konkret dengan menunjukkan cara pemetaan bahan kajian (Body of Knowledge) yang tepat agar tidak terjadi tumpang tindih materi antar mata kuliah.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi USM, Dr. Edy Suryawardana, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bentuk komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan ekonomi yang unggul dan berdaya saing di tingkat regional maupun internasional. Melalui RPS yang terukur, mahasiswa Prodi S1 Akuntansi diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan literasi data, teknologi, dan kemanusiaan (soft skills abad 21).

Kegiatan diakhiri dengan praktik penyusunan draf RPS terbaru yang didampingi langsung oleh para narasumber. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi USM siap menyongsong semester baru dengan kurikulum yang lebih presisi dan berdampak.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link