Connect with us

Sports

Kiandra Ramadhipa Optimistis Tatap Balapan Moto3 di Prancis

Published

on

Semarang (usmnews) – Kiandra Ramadhipa menatap putaran keempat Moto3 Junior World Championship 2026 di Sirkuit Magny-Cours, Prancis, dengan tingkat kepercayaan diri tinggi. Pembalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini siap bertarung habis-habisan demi mendongkrak posisinya di papan atas klasemen sementara. Oleh karena itu, laga akhir pekan ini menjadi momentum krusial bagi sang pembalap untuk membuka jalan menuju takhta juara musim ini. Performa impresif dan konsistensi di atas lintasan menjadi senjata utamanya untuk menjegal dominasi pembalap asing.

Rider berbakat asal Sleman ini bertolak ke Prancis setelah sukses memanen poin penting pada seri sebelumnya di Sirkuit Jerez, Spanyol. Selanjutnya, raihan sembilan poin dari Sirkuit Jerez membuat jarak angka dengan pemuncak klasemen kian menipis. Peta persaingan gelar juara dunia junior kini terbuka makin lebar bagi wakil Merah Putih tersebut. Ia bertekad tampil habis-habisan sejak sesi latihan bebas demi mengamankan posisi start terdepan saat babak kualifikasi.

Pengalaman Manis Menguasai Lintasan Magny-Cours

Namun, karakter sirkuit legendaris Prancis ini bukanlah hal baru bagi sang pembalap muda berbakat. Ia pernah memenangi balapan sengit di Magny-Cours saat berlaga pada ajang European Talent Cup musim lalu. Kemudian, memori kemenangan manis tersebut membakar semangat sang rider untuk kembali menguasai podium utama di sana. Tim teknis Honda Asia-Dream Racing Junior Team terus mematangkan setelan motor agar sang pembalap dapat melaju maksimal di setiap tikungan.

Jalur Pembinaan Menuju Moto3 World Championship dan Asa Kiandra Ramadhipa

Kejuaraan dunia junior ini merupakan kawah candradimuka paling bergengsi bagi para pembalap muda untuk menembus pentas Moto3 World Championship. Setiap poin yang diraih oleh Kiandra Ramadhipa sangat berharga dalam membentuk karier balap profesionalnya di panggung internasional. Oleh karena itu, kemenangan di Magny-Cours akan memperbesar peluang Indonesia untuk memimpin klasemen akhir musim ini. Konsistensi meraih podium menjadi target utama seluruh jajaran tim pendukung.