Tech
Jateng Perluas Kemitraan Internasional, Gubernur Ahmad Luthfi Bidik Kolaborasi Strategis dengan Iran

Semarang (usmnews) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat kerja sama dan transfer teknologi bersama Republik Islam Iran. Langkah strategis ini bertujuan memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat Jawa Tengah secara signifikan. Gubernur Ahmad Luthfi kemudian menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Iran, Mohammad Boroujerdi. Mereka membahas potensi kolaborasi internasional tersebut secara langsung di Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Oleh karena itu, Luthfi langsung menargetkan kerja sama dan transfer teknologi dari pertemuan penting ini. Pemerintah daerah terus berupaya memperluas jejaring kemitraan internasional demi meningkatkan kesejahteraan seluruh warga. Selain itu, Luthfi memproyeksikan hubungan erat dua wilayah dalam bentuk tata sister province. Kedua belah pihak juga merencanakan konsep inovasi sister city antara Semarang dan Yazd.

Mengoptimalkan Kerja Sama dan Transfer Teknologi Bidang Peternakan
Republik Islam Iran memiliki keunggulan inovasi peternakan sapi perah yang sangat modern. Peternak Iran mampu menghasilkan pasokan susu hingga sekitar tiga puluh liter per ekor. Sementara itu, produksi susu sapi milik peternak lokal Jawa Tengah masih cukup rendah. Angka produksi harian peternak lokal saat ini hanya mencapai kisaran lima belas liter. “Kalau inovasi mereka lebih maju, kita tentu akan meningkatkan produktivitas masyarakat sekitar,” ucap Luthfi.
Luthfi juga membidik penerapan inovasi baru untuk sektor pertanian unggulan sekitar kita. Iran berpengalaman merakit teknologi pesawat nirawak yang sangat membantu pekerjaan harian para petani. Oleh sebab itu, pemerintah provinsi berencana mengadaptasi pengetahuan medis dan pendidikan standar internasional. Luthfi berharap kolaborasi pendidikan mampu mencetak sumber daya manusia Jawa Tengah yang unggul.
Mendorong Nilai Ekspor Melalui Proyek Kerja Sama Internasional
Jawa Tengah dan Iran telah menjalin hubungan perdagangan erat dalam kurun waktu lama. Provinsi ini sukses mencatatkan surplus neraca perdagangan konsisten dengan negara Timur Tengah tersebut. Berdasarkan data terbaru, pencapaian nilai ekspor nonmigas mencapai lebih dari tujuh juta dolar. Namun demikian, realisasi pendanaan investasi Iran pada wilayah Jawa Tengah masih membutuhkan peningkatan.
Saat ini, para investor Iran banyak menanamkan modal bisnisnya di wilayah Kabupaten Jepara. Mereka mendanai usaha pemanfaatan kerajinan ukiran kayu yang menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat. Oleh karena itu, Luthfi segera menawarkan berbagai proyek strategis unggulan untuk menarik investor baru. Pemerintah provinsi menyediakan sektor pariwisata unggulan, energi hijau, hingga pengelolaan industri garam terpadu. “Saya berharap kedekatan budaya penduduk muslim mendukung kolaborasi kita agar makin erat bersinergi,” tambah Luthfi.

Komitmen Duta Besar Mendukung Transfer Teknologi dan Pembangunan
Sementara itu, Duta Besar Mohammad Boroujerdi menyambut hangat tawaran Gubernur Jawa Tengah tersebut. Boroujerdi segera menghubungi pemerintah negaranya untuk menindaklanjuti rencana kemitraan kedua daerah potensial tersebut. Pihaknya menyarankan pembentukan program khusus demi mengembangkan sektor ekonomi kerakyatan secara lebih optimal. “Kami menyarankan perwakilan negara meningkatkan kesepakatan ekonomi karena ikatan budaya antarnegara sangat baik,” ucapnya.
Dia merencanakan penyusunan paket perjalanan wisata religi menuju berbagai makam tokoh bersejarah Islam. Dengan demikian, kesepakatan internasional ini akan membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat luas kedepannya. Pemerintah Republik Islam Iran juga menyiapkan dukungan program ketahanan pangan bagi Jawa Tengah. Mereka memiliki strategi khusus guna menjaga ketersediaan kebutuhan pokok yang tahan terhadap krisis. Selain itu, kedua pemimpin memasukkan rencana keamanan energi ke dalam draf kesepakatan antarnegara. Boroujerdi meyakini inovasi negaranya mampu memberikan manfaat besar bagi pembangunan wilayah Jawa Tengah. “Kami sungguh berharap para pihak segera mewujudkan sinergi formal demi kemajuan warga bersama,” tandasnya.







