Connect with us

Education

Keren! Mahasiswa KKN USM Padukan Teknologi IoT dan Drop Point Maps untuk Majukan UMKM

Published

on

Semarang (USMNEWS) – Mahasiswa KKN Tematik VI Universitas Semarang menghadirkan serangkaian program kerja berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat di RW 07 Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Program-program tersebut dirancang secara terintegrasi untuk menjawab berbagai permasalahan masyarakat, mulai dari keselamatan pengguna jalan hingga penguatan sistem distribusi dan pemasaran UMKM lokal di era digital.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah “Implementasi IoT Smart-Alarm System sebagai Peringatan Dini Navigasi pada Akses Jalan Curam di Wilayah Geografis Khusus RW 07 Kelurahan Tegalsari” yang digagas oleh Miftakhur Rahman dari Program Studi Sistem Informasi Universitas Semarang. Program ini hadir sebagai solusi atas kondisi geografis wilayah Tegalsari yang memiliki akses jalan curam dan gang sempit sehingga cukup berisiko bagi pengguna jalan, khususnya driver online, kurir logistik, dan masyarakat umum yang mengandalkan aplikasi navigasi digital.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN akan menerapkan sistem smart-alarm berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor dan alarm otomatis untuk memberikan peringatan kepada pengendara saat memasuki area jalan berbahaya. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu membantu pengguna jalan mengenali akses curam sebelum melintas sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan kesalahan navigasi. “Saya pernah hampir mengalami kecelakaan karena kondisi jalan yang cukup berbahaya dan minim peringatan. Dari pengalaman itu, saya ingin membuat inovasi yang dapat membantu pengguna jalan lain agar lebih waspada,” ujar Miftakhur Rahman.

Semarang – Dokumentai Pemasangan Papan Drop Point bersama Warga

Selain meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan, mahasiswa KKN juga merancang program “Implementasi Sistem Drop Point sebagai Solusi Distribusi UMKM di Wilayah Tegalsari” yang digagas oleh Tegar Luqman Hakim pada Sabtu, 23 Mei 2026. Program ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM dalam mengatasi kendala distribusi produk yang selama ini masih dilakukan secara manual dan kurang terorganisir. Melalui sistem drop point, mahasiswa KKN akan menyediakan titik pengumpulan, penitipan, dan pengambilan produk UMKM yang dapat diakses oleh pelaku usaha maupun konsumen. Program ini diharapkan mampu membantu proses distribusi produk menjadi lebih efektif, efisien, dan mudah dijangkau, terutama bagi layanan pengiriman dan konsumen yang datang dari luar wilayah Tegalsari.

Kehadiran sistem peringatan dini berbasis IoT dan sistem drop point tersebut dirancang saling mendukung. Akses jalan yang lebih aman diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas distribusi barang dan mobilitas driver online maupun kurir logistik yang mengambil produk UMKM di titik distribusi.

Seluruh program dilaksanakan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat dan pelaku UMKM, mulai dari observasi lapangan, pendataan usaha, sosialisasi program, hingga pendampingan penggunaan teknologi kepada masyarakat. Mahasiswa KKN berharap program ini dapat membantu masyarakat lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing UMKM lokal. Melalui inovasi berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat ini, mahasiswa KKN Tematik VI Universitas Semarang berharap RW 07 Tegalsari dapat menjadi lingkungan yang lebih aman, terorganisir, dan mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal secara lebih modern dan berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *