Connect with us

Nasional

Tabung Sterilisasi Diduga Menjadi Pemicu, Fasilitas Ekspor di Ngaliyan Hancur Lebat

Published

on

Semarang (usmnews) – Peristiwa memilukan mengguncang Kawasan Industri Candi (KIC), Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang pada Rabu pagi melalui insiden ledakan pabrik Semarang. Sebuah hantaman keras yang bersumber dari fasilitas produksi PT Raw Botanical Nusantara merusak sebagian besar konstruksi bangunan utama pabrik. Suara gemuruh yang menyerupai dentuman bom tersebut bahkan memicu getaran hebat hingga membuat warga sekitar panik karena mengira terjadi gempa bumi. Kepanikan massa langsung pecah saat puluhan pekerja berhamburan menyelamatkan diri dari dalam ruang produksi yang mulai tertutup asap tebal.

Aparat penegak hukum dari Polsek Ngaliyan segera bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara guna mengamankan situasi sekitar. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sumber utama kecelakaan kerja ini berasal dari malafungsi alat pemprosesan bertenaga tinggi. Petugas menduga adanya akumulasi tekanan udara yang melebihi ambang batas aman pada komponen tabung sterilisasi bahan baku ekspor. Faktor suhu udara yang ekstrem juga ikut memicu dugaan perkiraan percepatan reaksi mekanis hingga memicu hantaran api secara mendadak.

Dampak Kerusakan Setelah Insiden Ledakan Pabrik Semarang

Dampak hantaman mekanis tersebut menyisakan pemandangan yang sangat memprihatinkan pada hampir seluruh sudut ruang produksi utama pabrik. Rangka baja penyangga atap terlihat melengkung tajam dengan lembaran seng yang berhamburan hingga ke area pekarangan luar. Puing-puing material bangunan berupa pecahan kaca, patahan besi, serta runtuhan sekat tembok memenuhi permukaan lantai yang basah usai proses pemadaman. Beberapa karung tempat penyimpanan stok bahan mentah juga robek hingga menumpahkan muatan serbuk hijau ke area lantai.

Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard, mengonfirmasi bahwa peristiwa maut ini mengakibatkan seorang pekerja bernama Muhammad Bryan Febryantoro (21) meninggal dunia. Pemuda asal Kabupaten Demak tersebut kehilangan nyawa akibat tertimpa runtuhan tembok dan seng saat ledakan terjadi. Selain memakan korban jiwa, Wakil Komandan Pleton Damkar Kota Semarang, Bambang Setiawan, menyebut sekitar tujuh karyawan lainnya mengalami luka bakar tingkat sedang. Pihak pabrik langsung mengevakuasi para korban luka menggunakan armada bak terbuka menuju rumah sakit terdekat.

Insiden Ledakan Pabrik Semarang

Penutupan Sementara Lokasi Guna Penyidikan Intensif Kepolisian

Guna kelancaran proses olah tempat kejadian perkara, tim Inafis Polrestabes Semarang langsung memasang garis batas pengaman di sekeliling area perimeter. Seluruh aktivitas operasional perusahaan manufaktur ini harus berhenti total untuk waktu yang belum ditentukan selama masa penyidikan. Kompol Aliet Alphard menambahkan bahwa fasilitas pengolahan ini memang tidak menjalankan aktivitas produksi secara rutin setiap hari. Manajemen PT Raw Botanical Nusantara hanya mengaktifkan mesin jika mendapatkan kontrak pemesanan produk dari mitra luar negeri.

Seorang warga setempat bernama Mulyani (53) menuturkan bahwa getaran saat kejadian berlangsung sangat keras hingga memicu keretakan dinding pabrik sebelah. Beberapa pekerja sebenarnya sempat menyadari adanya kejanggalan berupa peningkatan suhu panas yang tidak wajar dari mesin vakum tersebut. Petugas operator berniat memeriksa indikator tekanan, namun durasi eskalasi yang berjalan terlalu cepat membuat mereka kehabisan waktu. Kasus kecelakaan kerja ini kini berada dalam penanganan penuh tim penyidik satuan reserse kriminal kepolisian setempat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *