Connect with us

Sports

Cetak Sejarah Baru, Afrika Selatan Tundukkan Korea Selatan untuk Lolos ke Babak Gugur

Published

on

Semarang (usmnews) – Tim nasional Afrika Selatan berhasil mencatatkan tinta emas dalam sejarah sepak bola mereka pada turnamen akbar tahun ini. Tim berjuluk Bafana Bafana tersebut sukses menundukkan perwakilan Asia, Korea Selatan, dengan keunggulan tipis satu gol tanpa balas. Pertemuan dramatis dalam laga Korea Selatan vs Afrika Selatan ini menjadi partai penentu pada laga pamungkas fase grup. Gol tunggal dari penyerang Oswin Maseko pada babak kedua menjadi penentu hasil akhir pertandingan yang berjalan sangat ketat.

Kemenangan emosional ini langsung membawa Afrika Selatan melangkah ke babak gugur untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka. Sebaliknya, skuad Negeri Ginseng harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mengonversi dominasi permainan menjadi gol kemenangan. Hasil minor ini membuat posisi anak asuh Hong Myung-bo melorot ke peringkat ketiga pada papan klasemen akhir Grup A. Mereka kini hanya bisa menggantungkan nasib pada kalkulasi poin tim dari grup lain demi meraih tiket jalur peringkat ketiga terbaik.

Dominasi Serangan Skuak Taeguk Warriors pada Paruh Pertama

Sejak peluit pertama berbunyi, para pemain Korea Selatan sebenarnya mengambil inisiatif serangan dan menguasai aliran bola. Mereka langsung menekan lini pertahanan lawan dan hampir mencetak gol cepat saat laga baru berjalan dua menit. Melalui skema sepak pojok, salah seorang pemain depan berhasil melepaskan sundulan tajam ke arah gawang. Namun, barisan belakang Afrika Selatan tampil sangat sigap dengan menyapu bola tepat di atas garis gawang.

Gempuran dari Son Heung-min dan rekan-rekan terus mengalir deras ke area sepertiga akhir pertahanan Afrika Selatan. Penyerang sayap Hwang Hee-chan beberapa kali mendapatkan ruang tembak yang cukup ideal di dalam kotak penalti. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat sejumlah peluang emas terbuang sia-sia sebelum turun minum. Di sisi lain, kubu lawan memilih taktik bertahan yang rapat sambil sesekali melancarkan serangan balik cepat. Kiper Kim Seung-gyu bahkan harus melakukan penyelamatan beruntun pada menit ke-30 untuk menjaga skor tetap kacamata.

Laga Korea Selatan vs Afrika Selatan

Petaka Menit Enam Puluh Tiga dalam Laga Korea Selatan vs Afrika Selatan

Memasuki paruh kedua, juru taktik Hong Myung-bo memasukkan beberapa pemain pilar untuk meningkatkan daya dobrak timnya. Langkah ini sempat membuat kurva serangan Korea Selatan meningkat drastis pada awal babak kedua. Namun, keasyikan menyerang justru mendatangkan petaka besar bagi lini belakang skuad Taeguk Warriors. Melalui sebuah skema serangan balik cepat, koordinasi lini belakang yang longgar memberikan celah bagi penyerang lawan.

Oswin Maseko memanfaatkan kelengahan tersebut dengan melepaskan tembakan menyusur tanah yang gagal dibendung oleh penjaga gawang. Gol pemecah kebuntuan pada menit ke-63 tersebut langsung mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Afrika Selatan. Tertinggal satu gol membuat tensi laga Korea Selatan vs Afrika Selatan semakin memanas di atas lapangan hijau. Barisan gelandang kreatif seperti Lee Kang-in dan penyerang Cho Gue-sung langsung mengurung total area pertahanan lawan.

Keberuntungan tampaknya belum berpihak pada raksasa sepak bola Asia ini hingga masa injury time usai. Kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams, tampil luar biasa dengan mementahkan sejumlah peluang emas dari para pemain depan Korea Selatan. Ketangguhan sang penjaga gawang di bawah mistar sukses mengunci kemenangan bersejarah bagi negaranya hingga wasit meniup peluit panjang.

Baca Juga : Ceko vs Meksiko: El Tri Sapu Bersih Fase Grup Usai Hajar Skuad Repre Tiga Gol Tanpa Balas

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *