Connect with us

Nasional

Dua Pekerja Proyek Tertimpa Beton Turap di Jakarta Timur

Published

on

Semarang (usmnews) – Peristiwa dua pekerja proyek tertimpa beton turap mendadak mengguncang kawasan Cipinang Cempedak Jatinegara Jakarta Timur. Musibah ini terjadi saat para petugas sedang menyelesaikan pekerjaan perbaikan saluran air drainase. Material beton tebal mendadak roboh lalu menjepit tubuh kedua korban di lokasi kejadian. Namun rekan-rekan kerja korban langsung berupaya memberikan pertolongan darurat guna menyelamatkan nyawa mereka. Pihak medis segera membawa para korban menuju fasilitas kesehatan terdekat demi perawatan lanjutan.

Awal mula insiden dua pekerja proyek tertimpa beton turap ini berlangsung pada Minggu siang hari. Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid memberikan penjelasan resmi mengenai kronologi kejadian. “Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat para korban sedang melakukan pekerjaan drainase. Tiba-tiba beton drainase roboh dan menimpa kedua pekerja,” kata Abdul Wahid. Beliau menceritakan bahwa pergerakan material beton terjadi sangat cepat tanpa ada tanda awal.

Kondisi medan yang sangat sulit membuat proses penyelamatan membutuhkan bantuan peralatan penanganan khusus. Kemudian petugas damkar mengerahkan sebanyak dua puluh lima personel menuju tempat kejadian perkara. Para petugas bekerja ekstra keras karena sebagian tubuh korban terendam air sungai yang keruh. Selain itu tim evakuasi harus menyedot debit air menggunakan mesin pompa air otomatis.

Selanjutnya petugas gabungan memanfaatkan alat berat demi mengangkat tumpukan material beton turap yang berat. Proses penyelamatan dramatis tersebut membutuhkan waktu lebih dari tiga jam hingga selesai sempurna. “Berhasil dievakuasi berkat kolaborasi antara Tim Sudin Gulkarmat Jakarta Timur & Ambulans PK3D, kedua korban selamat dan langsung dapat penanganan medis,” kata Abdul Wahid. Bahkan kedua korban yang berinisial UD serta SYF menderita luka serius pada bagian kepala.

Kronologi Lengkap Insiden Dua Pekerja Proyek Tertimpa Beton Turap

Tertimpa Beton Turap, Dua Pekerja Proyek Saluran Air di Jatinegara  Dievakuasi

Rekan-rekan kerja korban awalnya melaporkan kejadian darurat ini kepada pihak Ambulans PK3D terdekat. Namun petugas ambulans mengalami kendala teknis saat hendak mengeluarkan tubuh korban dari celah beton. “Rekan korban kemudian melapor ke Ambulan PK3D. Karena terkendala dalam proses evakuasi, PK3D langsung meminta bantuan kepada Sudin Gulkarmat Jakarta Timur,” katanya. Petugas damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi proyek usai menerima informasi darurat tersebut.

Selain itu keruhnya air saluran menghambat penglihatan para petugas saat memotong material beton drainase. Kemudian tim penyelamat mengoperasikan mesin pompa demi mengurangi genangan air di sekitar tubuh korban.

Penyelamatan Dramatis Dampak Runtuhan Beton Turap Drainase

Beton Drainase Roboh, Dua Pekerja Sempat Terjebak

Penyelamatan kecelakaan dua pekerja proyek tertimpa beton turap ini berhasil karena kerja sama solid antar instansi. Petugas menyelesaikan seluruh tahapan evakuasi pada sore hari sekitar pukul lima lebih tiga puluh sembilan. Musibah kecelakaan kerja ini menjadi pengingat penting mengenai penerapan standar keselamatan proyek pembangunan. Oleh karena itu para kontraktor wajib memastikan keamanan struktur bangunan sebelum menerjunkan para pekerja.

Sementara itu Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bahaya. Warga dapat segera menghubungi kontak darurat pemadam kebakaran atau layanan Jakarta Siaga 112. Bahkan penanganan yang cepat dan tepat akan meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa saat bencana.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link