Education
Bahaya Phone Body Akibat Main Hp dan Cara Ampuh Mencegahnya

Semarang (usmnews) – Saat ini, para ahli kesehatan mencatat lonjakan tajam kasus masalah otot punggung. Dr Ashwani Maichand dari Rumah Sakit CK Birla membenarkan tren mengkhawatirkan ini. Selanjutnya, beliau menegaskan bahwa penggunaan telepon seluler berlebihan menjadi biang keladi utamanya. Banyak orang kerap menghabiskan waktu berjam-jam untuk menunduk dan menatap layar gawai. Akibatnya, postur leher harus selalu bekerja ekstra keras untuk menahan beban kepala. Secara anatomi, berat kepala manusia normal berkisar antara 4,5 hingga 5,5 kilogram. Namun, beban leher akan berlipat ganda ketika Anda menundukkan kepala ke bawah.

Dengan demikian, kondisi buruk ini sering memicu sindrom nyeri leher kaku menahun. Sindrom ini cukup populer dengan sebutan text neck di kalangan pakar ortopedi. Selain itu, kebiasaan menunduk perlahan membuat postur bahu melengkung parah ke depan. Lambat laun, otot dada mengencang kuat, sementara otot punggung justru semakin melemah. Jika Anda terus membiarkannya, kondisi ini bisa memicu iritasi saraf tulang belakang. Bahkan, Anda berisiko tinggi mengalami keausan dini pada tulang belakang dan sendi. Lebih lanjut, gerakan mengetik berulang sangat rentan memicu nyeri pada ibu jari. Sementara itu, mata Anda juga berisiko kering akibat paparan cahaya layar gawai.
Cara Ampuh Mengatasi dan Menghindari Dampaknya

Kabar baiknya, tubuh manusia mempunyai kemampuan luar biasa untuk memulihkan kerusakan struktur. Oleh sebab itu, Anda masih bisa mencegah dampak bahaya phone body ini. Langkah pertama, selalu posisikan layar ponsel agar sejajar dengan pandangan mata Anda. Trik sederhana ini sangat ampuh untuk mengurangi tekanan pada area tulang leher. Selanjutnya, Anda wajib menerapkan aturan dua puluh guna mencegah mata cepat lelah. Anda harus mengalihkan pandangan dari layar ponsel setiap dua puluh menit sekali. Kemudian, Anda perlu menatap objek sejauh enam meter selama dua puluh detik.
Jangan pernah duduk terdiam menatap ponsel selama berjam-jam tanpa bergerak sama sekali. Sebaliknya, ambil jeda istirahat setiap tiga puluh menit untuk melakukan peregangan ringan. Anda bisa mulai berdiri, berjalan kaki sejenak, serta meregangkan otot bagian dada. Selain itu, Anda harus rutin berolahraga untuk menguatkan otot inti penopang tubuh. Latihan menundukkan dagu dan peregangan tulang belikat akan membuat punggung lebih kuat. Pada dasarnya, tulang belakang manusia memang tercipta untuk selalu aktif bergerak leluasa. Kesimpulannya, segera batasi penggunaan gawai Anda demi menghindari bahaya phone body tersebut.







