Entertainment
Demi Kesembuhan Adik, Keisya Levronka Rela Tolak Tawaran Kerja dan Rehat Total

Semarang (usmnews) – Keisha Levronka rela berhenti kerja demi dampingi adik yang jatuh dari lantai 6 kampus. Penyanyi berbakat ini menunjukkan kasih sayang luar biasa kepada sang adik tercinta. Lexi Valleno Havlendra mengalami insiden mengerikan saat berada di lingkungan Universitas Tarumanagara. Keluarga besar Keisya menghadapi masa-masa sangat berat pasca kejadian nahas tersebut terjadi. Dia memprioritaskan kesehatan mental serta fisik adiknya selama menjalani perawatan medis intensif. Proses pemulihan Lexi tentu membutuhkan perhatian penuh dari seluruh anggota keluarga besarnya. Keisya sempat menolak banyak tawaran pekerjaan demi menemani sang adik setiap waktu.

Perjuangan Berat Keluarga Keisya Levronka
Proses penyembuhan Lexi tidak berjalan mudah bagi Keisya maupun sang ibunda tercinta. Keisya mengungkapkan beratnya situasi yang harus mereka lalui bersama selama masa kritis. “Perjuangannya, sebenarnya bukan cuma perjuangan adik, melainkan perjuangan aku, Mama, kita semua lah ya. Satu keluarga itu berat banget sih prosesnya dari awal,” ungkap Keisya Levronka dengan nada haru.

Kedekatan emosional antara mereka membuat Keisya merasa terpukul melihat kondisi sang adik. Pelantun lagu populer ini bahkan sering tidur di sofa ruang rawat inap. Dia memastikan kebutuhan harian Lexi terpenuhi dengan baik selama berada di rumah sakit. Keisya juga membantu menyuapi makan karena Lexi belum mampu beraktivitas secara normal saat itu.
Proses Pemulihan Intensif Lexi Valleno Havlendra
Kondisi fisik Lexi hingga saat ini masih memerlukan pendampingan intensif setiap hari. Saraf serta pen yang terpasang di tubuhnya sangat membatasi ruang gerak Lexi. Dia masih harus rutin menjalani sesi fisioterapi dua kali setiap minggunya sekarang. Langkah tersebut menjadi bagian krusial dalam mendukung kelancaran proses pemulihan kesehatan Lexi.

Status perkuliahan Lexi di UNTAR saat ini masih berstatus nonaktif sejak insiden. Kejadian April 2024 silam memberikan dampak cukup signifikan bagi kehidupan sang adik. Keluarga besar akhirnya menempuh jalur hukum untuk menuntut tanggung jawab pihak kampus. Mereka mengajukan gugatan senilai satu miliar rupiah atas kecelakaan tragis menimpa Lexi. Keisya berharap dukungan moral terus mengalir bagi sang adik di masa sulit. Fokus utamanya tetap memastikan Lexi mencapai kondisi kesehatan prima seperti sedia kala. Seluruh keluarga kompak memberikan kasih sayang demi memotivasi semangat juang Lexi setiap hari. Kesabaran menjadi kunci utama bagi mereka dalam melewati ujian hidup yang berat ini.







