Connect with us

International

Bocor! Sejumlah Pemain Tolak Eksekusi Drama Adu Penalti Jerman vs Paraguay

Published

on

wcpred v3 jerman vs paraguay 1

Semarang (usmnews) – Kekalahan mengejutkan skuad Der Panzer pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 menyisakan luka yang mendalam. Dua media besar Eropa kini mengungkap sebuah kabar miring mengenai internal tim nasional Jerman. Laporan tersebut menyebutkan bahwa beberapa penggawa menolak maju sebagai penendang keenam dalam drama adu penalti Jerman vs Paraguay. Kabar miring ini tentu langsung memicu kontroversi besar di kalangan para pencinta sepak bola dunia.

jerman vs paraguay 1782765357301 169 1

Fakta Mengejutkan di Balik Drama Adu Penalti Jerman vs Paraguay

Kapten tim Joshua Kimmich kabarnya sempat menawarkan tugas krusial tersebut kepada gelandang Leon Goretzka. Namun, pemain pengganti itu menolak tawaran sang kapten untuk menjadi eksekutor penalti keenam. Pemain lain seperti Waldemar Anton dan Malick Thiaw juga menunjukkan keraguan besar saat momen krusial tersebut. Akibat penolakan massal tersebut, bek Jonathan Tah akhirnya memberanikan diri maju menghadapi tekanan psikologis yang luar biasa. Sayangnya, tendangan bek tengah tersebut melambung tinggi di atas mistar gawang lawan dalam drama adu penalti Jerman vs Paraguay.

Sebaliknya, eksekutor keenam Paraguay Jose Canale sukses menjalankan tugas berat tersebut dengan sangat tenang. Gol penentu dari Canale akhirnya memastikan kemenangan dramatis perwakilan Amerika Selatan tersebut dengan skor 4-3. Hasil buruk ini sekaligus menghancurkan rekor seratus persen kemenangan adu penalti Jerman sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, raksasa Eropa tersebut selalu menyapu bersih kemenangan adu tos-tosan pada empat edisi terdahulu.

library upload 24 2026 06 1280x720 jerman 3017425 1

Kegagalan tragis ini kini memicu gelombang kritik tajam dari publik sepak bola Jerman. Banyak pihak menyayangkan mentalitas para pemain yang rapuh saat menghadapi tekanan dalam drama adu penalti Jerman vs Paraguay. Kekalahan memalukan ini pasti memicu evaluasi total dalam tubuh manajemen.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link