Nasional
Tembus 82 Ribu Penumpang, Stasiun Bogor Padat Merayap

Semarang(usmnews) – Suasana di Stasiun Bogor pada akhir pekan ini tampak sangat padat dan berbeda dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Kombinasi antara momen libur sekolah anak-anak yang baru saja dimulai dan libur akhir pekan memicu terjadinya lonjakan volume pengguna KRL Commuter Line secara signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun hingga sore hari, tercatat ada puluhan ribu pelancong dan komuter yang memadati stasiun tersebut, menjadikannya sebagai salah satu pusat kepadatan arus pergerakan masyarakat yang ingin menikmati waktu senggang di wilayah Bogor.
Hingga pukul 17.00 WIB pada hari Minggu (28/6/2026), grafik pergerakan pengguna jasa kereta api menunjukkan angka yang luar biasa. Kepala Stasiun Bogor, Djoko Utomo, mengungkapkan bahwa total akumulasi penumpang yang keluar dan masuk melalui gerbang elektronik (gate) stasiun telah menyentuh angka 82.703 orang. Secara lebih rinci, jumlah pengguna jasa yang melakukan proses masuk stasiun (gate in) tercatat sebanyak 43.877 penumpang. Sementara itu, untuk volume pengguna yang keluar dari stasiun (gate out) setelah menempuh perjalanan dari berbagai wilayah asal telah mencapai 38.826 orang.

Djoko Utomo menjelaskan bahwa situasi padat merayap ini memang dipicu oleh libur akhir pekan yang bertepatan dengan masa liburan sekolah. Daya tarik Kota Bogor sebagai destinasi wisata singkat yang ramah kantong dan mudah diakses menggunakan transportasi publik menjadi alasan utama mengapa banyak warga sengaja datang ke sana untuk berwisata. Kebanyakan dari para penumpang yang datang memadati stasiun bukan untuk urusan pekerjaan, melainkan murni untuk tujuan rekreasi bersama keluarga mereka.
Lebih lanjut, pihak stasiun mengamati adanya pola pergerakan yang spesifik di mana gerbang bagian timur (gate timur) menjadi titik yang paling padat dilalui oleh pengunjung. Akses keluar di sisi timur ini menjadi favorit utama para pelancong karena jalurnya yang strategis dan langsung mengarah ke ikon-ikon wisata populer di Kota Bogor. Mayoritas penumpang yang turun di Stasiun Bogor langsung mengarahkan langkah kaki mereka menuju kawasan Alun-Alun Kota Bogor serta Kebun Raya Bogor.
Fenomena membeludaknya penumpang ini juga dirasakan langsung oleh para pengguna KRL. Salah seorang warga asal Citayam bernama Wahyu menceritakan pengalamannya merasakan langsung kepadatan di area stasiun sejak pagi hari. Menurutnya, antrean dan keramaian di Stasiun Bogor sudah terlihat sangat padat sejak dirinya tiba pada hari Minggu pagi. Ia sengaja memanfaatkan momen hari libur sekolah ini untuk mengajak anak-anaknya berjalan-jalan sejenak ke Kebun Raya Bogor sembari berburu kuliner di sekitar kota.

Wahyu menambahkan bahwa ketika dirinya hendak melakukan perjalanan pulang pada sore hari, kondisi di dalam area stasiun justru terpantau menjadi jauh lebih padat. Keramaian didominasi oleh rombongan keluarga yang membawa anak-anak mereka. Kepadatan yang luar biasa tersebut mencerminkan betapa tingginya antusiasme warga dalam memanfaatkan moda transportasi massal kereta api sebagai sarana utama mobilitas hiburan yang efisien dan ekonomis selama musim liburan.







