Connect with us

Education

Mahasiswa USM Gelar “AKSI SETARA” di SMKN 1 Semarang, Edukasi Siswa Soal Kesadaran Gender

Published

on

Semarang (usmnews) – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar kampanye komunikasi gender bertajuk “AKSI SETARA: Untuk Siswa yang Lebih Peka dan Sekolah yang Lebih Terbuka” di SMK Negeri 1 Semarang pada Jumat (29/5). Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi siswa untuk memahami pentingnya kesetaraan gender, menghargai keberagaman, serta membangun lingkungan sekolah yang inklusif dan bebas dari diskriminasi.

Kegiatan yang diikuti oleh siswa SMK Negeri 1 Semarang ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Ferisa Aulia sebagai narasumber internal dan Reza Maulana sebagai narasumber eksternal. Melalui pemaparan materi dan sesi diskusi interaktif, peserta diajak untuk memahami konsep gender secara komprehensif serta pentingnya menciptakan relasi yang setara dalam kehidupan sehari-hari.

Mewakili pihak sekolah, Ibu Maya Amalina menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai relevan dengan kehidupan remaja saat ini.

“Kami menyambut baik kegiatan AKSI SETARA ini karena memberikan wawasan yang sangat penting bagi para siswa. Kesadaran mengenai kesetaraan gender perlu ditanamkan sejak dini agar siswa mampu menghargai perbedaan, menjunjung sikap saling menghormati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman bagi semua, serta mengubah cara pandang bahwa tidak ada yang membatasi mimpi kalian” ujarnya.

Sementara itu, dosen pengampu Mata Kuliah Komunikasi Gender Program Studi Ilmu Komunikasi USM, Dr. Yuliyanto Budi Setiawan, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa komunikasi memiliki peran penting dalam membentuk cara pandang masyarakat terhadap isu gender. “Kesetaraan gender bukan hanya tentang laki-laki dan perempuan, tetapi tentang bagaimana setiap individu memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa dibatasi oleh stereotip. Melalui komunikasi yang tepat, kita dapat membangun pemahaman yang lebih inklusif dan mendorong perubahan sosial yang positif,” jelasnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Noverein Hidastara, mengatakan bahwa AKSI SETARA hadir sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya pendidikan gender bagi generasi muda. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kritis siswa terhadap berbagai bentuk ketidaksetaraan yang masih terjadi di sekitar mereka,” tuturnya.

Dalam sesi materi, Ferisa Aulia menjelaskan mengenai pengertian gender, perbedaan antara gender dan jenis kelamin, serta berbagai bentuk stereotip yang masih berkembang di masyarakat. Materi kemudian diperkaya oleh Reza Maulana seorang guru di Sekolah Shadow Teacher SD Inklusi Cita Bangsa semala 3 Tahun mulai dari 2022 hingga 2025, yang membahas penerapan nilai-nilai kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari serta peran generasi muda dalam menciptakan ruang sosial yang lebih inklusif. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa aktif terlibat dalam diskusi dan sesi tanya jawab, menunjukkan tingginya ketertarikan terhadap isu gender yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari. Melalui kampanye “AKSI SETARA”, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi gender di kalangan pelajar serta mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih terbuka, setara, dan menghargai keberagaman.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *