International
Komodo ke Jepang, Indonesia Dapat Jerapah dan Panda Merah

Semarang (usmnews) – Dilansir dari Kumparan.com Pemerintah Indonesia segera merealisasikan program Komodo ke Jepang. Tepatnya, negara kita meminjamkan sepasang kadal raksasa menuju Negeri Sakura. Sebagai gantinya, pemerintah Tokyo siap mengirimkan satwa eksotis favorit publik. Contohnya, mereka memberikan jerapah dan panda merah bagi kebun binatang kita.
Menurut Kementerian Kehutanan, kesepakatan ini berfokus pada program peminjaman pembiakan. Tujuannya, reptil langka ini bisa berkembang biak secara sangat aman. Baru-baru ini, pejabat konservasi Ahmad Munawir mengonfirmasi rencana pertukaran tersebut. Nantinya, petugas mengirimkan hewan endemik tersebut menuju kawasan Shizuoka.

Faktanya, program Komodo ke Jepang ini meningkatkan kontribusi perlindungan satwa. Selain itu, langkah ini menumbuhkan kesadaran publik tentang keanekaragaman hayati. Secara resmi, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menandatangani nota kesepahaman. Kala itu, ia menyepakati dokumen tersebut bersama Gubernur Yasutomo Suzuki.
Dalam sambutannya, sang menteri menegaskan makna besar kerja sama ini. Tegasnya, program ini mewujudkan komitmen jangka panjang Diplomasi Hijau Indonesia. Secara teknis, Kebun Binatang Surabaya mengeksekusi perjanjian bersama iZoo Shizuoka. Pastinya, kementerian menjamin seluruh proses transportasi mematuhi standar kesejahteraan internasional.
[Baca Juga: Syarat Naturalisasi Jepang Makin Ketat, Wajib 10 Tahun]

Mengutip televisi lokal, hewan kebanggaan kita segera tiba bulan Juni. Namun, Ahmad memastikan pengiriman menunggu kelengkapan dokumen teknis kedua pihak. Saat ini, populasi reptil raksasa ini mencapai tiga ribu ekor. Hebatnya, mereka memiliki lidah kuning bercabang dan gigitan sangat berbisa.
Lebih lanjut, program Komodo ke Jepang ini bertepatan dengan momentum penting. Tepatnya, Presiden Prabowo Subianto sedang melakukan lawatan kenegaraan pekan ini. Seketika, beliau menemui Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Akhirnya, kemitraan ini sukses mengukuhkan posisi Indonesia pada tingkat global.







