Connect with us

Business

Sepatu Majalengka Mendunia: PT Home Well Indonesia Tembus Pasar Amerika Serikat dengan Ekspor Perdana Senilai Rp1,6 Miliar​

Published

on

Jakarta (usmnews) – Dikutip dari cnbcindonesia.com manufaktur di Jawa Barat kembali mencatatkan sejarah baru dalam kancah perdagangan internasional. PT Home Well Indonesia, sebuah perusahaan manufaktur yang berfokus pada produksi sepatu olahraga dan kasual, berhasil melakukan pelepasan ekspor perdananya ke pasar Amerika Serikat. Momen bersejarah ini berlangsung pada Jumat, 14 November 2025, bertempat di fasilitas produksi mereka yang berlokasi di Kawasan Industri Kertajati Industrial Estate Majalengka (KIEM).

​Langkah ini menandai babak baru bagi industri alas kaki nasional, khususnya di wilayah Majalengka, yang kini semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu basis produksi strategis di Indonesia.​

Nilai Ekonomi dan Volume Ekspor​Dalam pengiriman perdana ini, PT Home Well Indonesia mencatatkan nilai ekspor yang impresif, yakni sebesar Rp1,6 miliar. Komoditas yang dikirimkan adalah sepatu lari dengan merek ternama, On Cloud Running, yang dikenal memiliki standar kualitas global yang ketat.

​Sebanyak 6.400 pasang sepatu dimuat ke dalam satu kontainer berukuran 40 feet untuk kemudian dikirimkan melintasi benua menuju Amerika Serikat. Keberhasilan mengirimkan produk jadi ke pasar yang sangat kompetitif seperti Amerika Serikat menjadi bukti nyata bahwa kualitas manufaktur dari Majalengka telah memenuhi standar internasional.​

Dukungan Infrastruktur dan Komitmen Pemerintah​Prosesi pelepasan ekspor ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Kehadiran Gubernur menegaskan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap pertumbuhan sektor industri. Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menyoroti pentingnya integrasi infrastruktur untuk menunjang kelancaran logistik industri.​Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat serius dalam menata ekosistem industrialisasi.

Fokus utama saat ini adalah mengoptimalkan konektivitas antar-infrastruktur vital. Akses menuju Pelabuhan Patimban akan terus digenjot, koneksi jalan tol yang sudah terhubung, serta keberadaan Bandara Kertajati (BIJB) di wilayah tersebut, semuanya disiapkan untuk menciptakan efisiensi logistik yang tinggi bagi para investor dan pelaku industri.​

Profil Perusahaan: Investasi Besar dan Produksi Cepat​Pencapaian PT Home Well Indonesia terbilang luar biasa mengingat usia operasionalnya yang masih sangat muda. Perusahaan yang berstatus sebagai kawasan berikat ini baru memulai operasionalnya pada 3 Juli 2025. Dalam waktu singkat, mereka telah mampu melakukan ekspor.

​Dengan total investasi yang mencapai Rp465,78 miliar, perusahaan ini menunjukkan keseriusan dalam menggarap pasar alas kaki. Saat ini, kapasitas produksi mereka telah menyentuh angka 800.000 pasang sepatu per bulan.

Manajemen perusahaan juga telah menyusun rencana strategis untuk meningkatkan volume produksi secara bertahap setiap tahunnya, yang tentunya akan berdampak pada peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal.​

Sinergi Pemangku Kepentingan​Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Direktur KIEM, Tony Sukadil, menyampaikan optimismenya bahwa kawasan industri ini akan menjadi pusaran ekonomi internasional dan katalisator pertumbuhan bagi Jawa Barat.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Abdul Rasyid, memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, ekspor ini adalah bukti kerja keras dan kolaborasi yang solid. Ia menekankan bahwa produk dari Majalengka memiliki kualitas tinggi dan momentum ini menegaskan bahwa ekonomi daerah sedang berada di jalur yang tepat menuju pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.​

Ke depan, ekspor perdana ini diharapkan bukan hanya menjadi seremonial semata, melainkan pembuka jalan bagi perluasan pasar yang lebih luas, menarik lebih banyak investasi masuk, serta memperkuat daya saing produk Indonesia di mata dunia.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *