Nasional

Selidiki Penyebab Api, Puslabfor Mabes Polri Olah TKP Kebakaran Rumah Haerul Saleh

Published

on

Mabes Polri menurunkan Tim Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan Inafis untuk melakukan olah TKP lokasi Kebakaran Yang Menewaskan Haerul.S di Jaksel, Jumat (8/5/2026). Langkah intensif ini bertujuan untuk mengungkap penyebab awal munculnya api di kediaman Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tersebut.

Puslabfor Cari Titik Terang Penyebab Kebakaran Yang Menewaskan Haerul.S

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Polisi I Putu Yuni Setiawan, memimpin langsung proses identifikasi di Jalan Teratai VI, Jagakarsa. Pihaknya bekerja sama dengan tim identifikasi untuk memastikan sumber api hingga proses olah TKP selesai. Selain itu, petugas yang mengenakan seragam biru dongker dan helm oranye terlihat membawa koper peralatan dari mobil Unit Reaksi Cepat (URC).

Berdasarkan pantauan di lapangan, kepolisian mulai melakukan identifikasi sejak pukul 12.30 WIB. Petugas langsung memasang garis polisi berwarna kuning di area halaman rumah untuk mengamankan lokasi dari kerumunan warga. Selanjutnya, tim Inafis menggunakan berbagai alat identifikasi dari koper khusus guna mengambil sampel material dari sisa kebakaran.

Penanganan Cepat Petugas Gulkarmat

Sebelumnya, Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 12 unit mobil pemadam dan 48 personel untuk memadamkan api yang berkobar pukul 08.07 WIB. Petugas berhasil menyelesaikan operasi pemadaman dalam waktu kurang dari satu jam. Bahkan, gerak cepat personel pemadam mampu melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan sekitar.

Duka Mendalam atas Kepergian Haerul Saleh

Peristiwa tragis ini merenggut nyawa Haerul Saleh (49), yang merupakan pejabat aktif di BPK RI. Pada akhirnya, hasil olah TKP dari tim Puslabfor akan menjadi acuan resmi kepolisian untuk menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut. Seluruh jajaran kepolisian masih terus mendalami bukti-bukti di lapangan untuk memberikan kepastian hukum dan informasi bagi keluarga korban.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version