Nasional

Sekeluarga Korban Tol Tegal Dimakamkan Satu Liang Lahat

Published

on

Semarang (usmnews) – Suasana duka menyelimuti Desa Petarukan, Kabupaten Pemalang, saat pemakaman empat anggota keluarga. Keempat jenazah merupakan korban kecelakaan maut di Jalan Tol Pejagan-Pemalang KM 290 B. Pihak keluarga memakamkan para korban dalam satu liang lahat di TPU setempat. Isak tangis kerabat pecah saat iring-iringan jenazah tiba di rumah duka. Seluruh warga merasa sangat kehilangan atas kepergian keluarga yang sedang mudik tersebut. Mereka berangkat dari Cikarang menuju kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga besar.

Kronologi Kejadian dan Identitas Para Korban

Kecelakaan tragis ini bermula saat mobil Toyota Calya menabrak bagian belakang bus Agra Mas. Insiden terjadi pada dini hari saat kondisi lalu lintas tol sedang cukup lengang. Empat orang meninggal dunia dalam kejadian memilukan ini. Para korban adalah Gunawan (42), Devi Agustina (33), Nafisah Maisaroh (11), dan Narendra Dewan (8). Pengemudi mobil diduga kehilangan kendali karena faktor kelelahan atau mengantuk berat. Namun, satu anak balita berusia tiga tahun berhasil selamat dari maut meski mengalami luka serius.

Baca juga : Kaitan Erat Rumah Tidak Layak Huni dengan Ancaman Stunting dan TBC pada Anak di Indonesia

Pesan Haru dari Kerabat Dekat Korban

Kerabat dekat korban, Nur, mengungkapkan rasa sedihnya yang mendalam saat prosesi pemakaman. Ia menceritakan bahwa pihak keluarga sebenarnya sudah menantikan kedatangan Gunawan dan anak istrinya. “Lokasi kecelakaan sebenarnya sudah sangat dekat dengan rumah,” ujar Nur dengan nada lirih. Kepergian satu keluarga secara mendadak ini meninggalkan duka mendalam bagi seluruh warga. Polisi pun mengimbau kepada seluruh pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan. Pengendara harus segera beristirahat jika merasa lelah demi menghindari kecelakaan fatal.

Kondisi Balita yang Selamat dari Kecelakaan

Saat ini, balita yang selamat masih menjalani perawatan intensif di RS Siaga Medika Pemalang. Tim medis terus memantau perkembangan kesehatannya pasca-operasi untuk memastikan kondisi fisik stabil. Pihak keluarga besar berjanji akan merawat anak tersebut dengan penuh kasih sayang. Kejadian memilukan ini menjadi pengingat mengenai pentingnya kewaspadaan di jalan tol. Pemerintah daerah juga turut menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan kepada keluarga. Seluruh masyarakat mendoakan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version