Connect with us

Tech

Samsung Galaxy S26 Series Lolos TKDN dan Siap Gebrak Pasar Indonesia dengan Segudang Fitur Baru

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Kabar gembira bagi para penggemar teknologi di Tanah Air, seri flagship terbaru dari Samsung, yakni Galaxy S26 Series, tampaknya tinggal menunggu waktu untuk resmi meluncur. Indikasi kuat ini muncul setelah lini ponsel tersebut berhasil mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sebuah syarat mutlak bagi perangkat 4G dan 5G untuk dipasarkan di Indonesia.

‎Berdasarkan data yang terpantau, Samsung Indonesia telah mendaftarkan tiga nomor model SM-S942B, SM-S947B, dan SM-S948B yang diyakini merepresentasikan varian Galaxy S26 reguler, Galaxy S26 Plus, dan varian tertingginya, Galaxy S26 Ultra. Ketiga perangkat ini sukses meraih nilai TKDN sebesar 37,50 persen, menandakan kesiapan administratif untuk segera rilis.

‎Revolusi Performa dengan Exynos 2600

‎Salah satu sorotan utama dari seri ini adalah dapur pacunya. Galaxy S26 Series dikabarkan akan ditenagai oleh chipset Exynos 2600. Ini bukan sembarang pembaruan, karena chipset ini disebut-sebut akan menjadi pelopor di industri dengan mengadopsi teknologi fabrikasi 2-nanometer gate-all-around (GAA).

‎Teknologi ini diklaim mampu mengintegrasikan CPU, NPU, dan GPU dalam satu paket yang lebih ringkas namun sangat bertenaga. Dampak langsungnya akan terasa pada peningkatan kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang lebih responsif serta pengalaman gaming yang jauh lebih mulus dan imersif.

‎Evolusi Kamera: Sensor Lebih Besar dan Kembalinya Variable Aperture

‎Sektor fotografi, khususnya pada varian Galaxy S26 Ultra, mendapatkan perhatian khusus. Meskipun resolusi kamera utamanya tetap di angka 200 MP, Samsung dikabarkan mengganti jenis sensornya menjadi sensor Sony berukuran 1/1.1 inci. Ukuran ini lebih besar dibandingkan pendahulunya di seri S25 Ultra (1/1.3 inci), yang berarti kemampuan menangkap cahaya akan jauh lebih baik, terutama dalam kondisi minim cahaya (low light).

‎Konfigurasi kamera belakang lainnya mencakup lensa ultrawide 50 MP dan lensa telefoto 50 MP dengan kemampuan 5x optical zoom. Di bagian depan, tersedia kamera 12 MP dengan sudut pandang (Field of View) yang lebih luas untuk selfie yang lebih lega.

‎Menariknya, rumor menyebutkan kembalinya fitur variable aperture (bukaan lensa variabel) yang sempat populer di era Galaxy S9 tahun 2018 lalu. Fitur mekanis ini memungkinkan lensa berganti bukaan antara dua pengaturan (atau lebih), seperti F1.5/F1.4 untuk efek bokeh alami dan cahaya masuk maksimal, serta F2.4 untuk ketajaman merata saat memotret lanskap di siang hari.

‎Desain Baru dan Layar Super Terang

‎Dari segi fisik, Samsung tampaknya mulai meninggalkan desain sudut tajam ala “notebook” yang selama ini melekat pada seri Ultra. Galaxy S26 Ultra diprediksi hadir dengan sudut yang lebih membulat (rounded) dan bodi yang lebih tipis sekitar 0,4 mm dibanding generasi sebelumnya. Pilihan warna pun semakin berani dengan rumor adanya varian warna oranye.

‎Di sektor tampilan, layar berukuran 6,9 inci pada varian Ultra akan mendapatkan peningkatan kecerahan puncak (peak brightness) hingga 3.000 nits. Penggunaan teknologi panel OLED CoE baru dengan filter warna terintegrasi juga dijanjikan akan menghasilkan visual yang lebih hidup, tajam, dan jernih.

‎Baterai dan Pengisian Daya

‎Untuk menunjang semua fitur tersebut, Galaxy S26 Ultra kemungkinan besar tetap membawa baterai 5.000 mAh, meski ada sedikit harapan peningkatan ke 5.200 mAh. Namun, peningkatan signifikan justru terlihat pada teknologi pengisian dayanya yang dirumorkan naik dari 45W menjadi 60W fast charging, serta dukungan standar pengisian nirkabel Qi2.2 terbaru.

‎Meskipun tanggal rilis resminya belum diumumkan oleh Samsung, berbagai spekulasi menyebutkan bahwa peluncuran global kemungkinan terjadi pada akhir Januari atau Februari mendatang.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *