Nasional
Bahaya! Lahan Gambut Banjar Terbakar, Petugas Berjibaku Jinakkan Api

Semarang (usmnews) — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan gambut di wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kejadian darurat di mana Lahan Gambut Banjar Terbakar, Petugas Berjibaku Jinakkan Api memicu respons cepat dari seluruh jajaran satuan satgas penanggulangan bencana daerah.
Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Manggala Agni, TNI, Polri, serta sukarelawan pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke titik lokasi. Sebab, karakter lahan gambut yang kering dan pekat membuat kobaran api dengan cepat meluas dan membakar lapisan organik di bawah permukaan tanah.
Sebab itu, pengerahan personil dan armada tangki air diintensifkan di sekitar pemukiman serta akses jalan utama. Akibatnya, penyebaran titik api berusaha dilokalisasi agar tidak merembet ke kawasan perkebunan warga.

Proses pemadaman di area gambut memerlukan kerja ekstra tajam karena api tidak hanya berkobar di permukaan tetapi juga membara di dalam tanah.
Keterangan di mana Lahan Gambut Banjar Terbakar, Petugas Berjibaku Jinakkan Api menggambarkan beratnya perjuangan tim lapangan di tengah cuaca terik dan hembusan angin kencang.
Namun, kendala medan berupa rawa kering dan vegetasi semak belukar yang tebal kerap menyulitkan pengerahan alat berat ke lokasi inti. Di sisi lain, bara api bawah tanah (underground fire) berpotensi muncul kembali apabila pembasahan tidak dilakukan secara menyeluruh.
Sebab, mengeringnya kanal-kanal serta parit di sekitar lahan gambut membuat petugas mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air secara langsung. Petugas terpaksa menyambung selang pompa portabel hingga ratusan meter untuk mencapai titik api.
Pada akhirnya, strategi pembuatan sekat bakar (firebreak) dilakukan secara manual guna menghentikan penjalaran api. Lebih lanjut, personel harus bertaruh tenaga menerobos asap pekat demi memastikan titik api padam sepenuhnya.
Sementara itu, koordinasi bersama satgas udara terus diperkuat jika jangkauan darat memakan waktu terlalu lama. Bantuan helikopter pembom air (water bombing) disiagakan untuk menyiram titik api di area terisolasi.
Lebih lanjut, kombinasi operasi pemadaman darat dan udara terbukti mempercepat proses pendinginan lahan. Namun, kewaspadaan tinggi tetap dipertahankan hingga status kondisi dinyatakan benar-benar aman.

Asap tebal dari pembakaran gambut mulai berdampak pada penurunan kualitas udara di sekitar wilayah Kabupaten Banjar dan sekitarnya.
Table of Contents
Risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bagi warga sekitar menjadi perhatian khusus dinas kesehatan setempat.
Di samping itu, jarak pandang yang terbatas di jalan raya berpotensi mengganggu keselamatan lalu lintas kendaraan. Pada akhirnya, pembagian masker gratis dan kesiapan posko kesehatan darurat mulai disiagakan di titik-titik terdampak.
Sementara itu, pihak kepolisian dan pemerintah daerah secara tegas mengimbau warga agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Penegakan hukum dan patroli rutin ditingkatkan demi mencegah tindakan kelalaian manusia (human error).
Di samping itu, kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem gambut sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Kerjasama antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama pencegahan bencana karhutla.
Ringkasnya, fakta di mana Lahan Gambut Banjar Terbakar, Petugas Berjibaku Jinakkan Api menuntut penanganan cepat, padu, dan berkelanjutan. Akibatnya, upaya pembasahan total terus digencarkan demi mengamankan lingkungan serta melindungi kesehatan warga setempat.
Baca Juga : https://yiari.or.id/penyebab-karhutla/
Rincian Fakta Kebakaran Lahan Gambut Banjar:
- Lokasi Kejadian: Kawasan lahan gambut di wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
- Tim Penangan: Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, serta sukarelawan pemadam kebakaran lokal.
- Tantangan Utama: Karakter api bawah tanah (underground fire) pada gambut kering, minimnya pasokan sumber air di lokasi, serta angin kencang yang mempercepat sebaran api.
- Tindakan Pemadaman: Pembuatan sekat bakar manual, penyemprotan pompa portabel jarak jauh oleh tim darat, serta dukungan helikopter water bombing di area yang sulit terjangkau.







