Lifestyle
Kram Kaki Tidur Malam, Penyebab & Pencegahannya

Semarang (usmnews) – Banyak orang tiba-tiba bangun dari tidur nyenyak karena betis mereka menjadi kaku. Rasa nyeri hebat itu sering membuat seseorang sulit menggerakkan tungkai kaki mereka. Pakar kesehatan secara resmi menyebut kondisi menyakitkan ini sebagai kram kaki malam hari. Kondisi medis ini umumnya tidak membahayakan keselamatan jiwa para penderitanya secara langsung. Namun, kejang otot secara mendadak pasti merusak kualitas istirahat harian setiap orang. Akibatnya, penderita sering merasa khawatir saat waktu istirahat tidur tiba kembali nanti. Banner Health secara spesifik melaporkan masalah ini biasa menyerang area otot betis. Selain itu, bagian telapak kaki juga sering mengalami kontraksi nyeri yang serupa.

Penyebab Utama Munculnya Masalah Kram Kaki Tidur Malam
Menurut American Family Physician, mayoritas orang dewasa pernah merasakan masalah nyeri ini. Selanjutnya, kelompok lanjut usia serta perempuan lebih rentan mengalami gangguan tidur harian. Anda mungkin bertanya mengenai penyebab utama munculnya kram kaki malam hari sekarang. Dokter spesialis penyakit dalam, Mounika Addula, menjelaskan proses kontraksi otot mendadak ini.
“Kondisi ini sering berkaitan dengan kelelahan otot, dehidrasi, atau penggunaan obat spesifik,” ujar Mounika.
Akan tetapi, para pakar menyebut mayoritas kasus muncul tanpa penyebab yang jelas. Oleh karena itu, mereka menduga beberapa faktor kebiasaan turut meningkatkan risiko serangan. Posisi telapak kaki mengarah ke bawah sering memendekkan otot betis secara paksa. Akhirnya, posisi keliru ini membuat betis lebih rentan mengalami kontraksi sangat menyakitkan.

Faktor Kebiasaan yang Memperburuk Nyeri Kram Kaki Tidur Malam
Sementara itu, kurang aktivitas fisik juga membuat otot tubuh jarang meregang sempurna. Sebagai dampaknya, otot tungkai menjadi sangat rentan mengalami kejang saat malam tiba. Sebaliknya, olahraga yang amat berat turut membuat otot bekerja melampaui batas wajar. Hal ini memicu kelelahan ekstrem yang berujung pada nyeri kejang otot malam. Pekerjaan yang mengharuskan seseorang berdiri berjam-jam juga memicu datangnya serangan nyeri tajam. Pertambahan usia manusia secara alami membuat tendon penghubung tulang memendek secara perlahan. Perubahan biologis ini secara langsung memudahkan serangan nyeri otot menyerang tubuh lansia. Beberapa penyakit kronis turut memperparah masalah kontraksi otot mendadak pada banyak penderita. Penderita diabetes dan penyakit ginjal sering mengeluhkan masalah nyeri tungkai bawah ini.
Panduan Ampuh Mencegah dan Mengatasi Kram Kaki Tidur Malam
Mayoritas serangan nyeri otot biasanya akan mereda sendiri dalam waktu sepuluh menit. Namun demikian, Anda bisa memijat betis perlahan untuk mempercepat proses pemulihan otot. Setelah itu, Anda sebaiknya meluruskan tungkai dan menarik ujung telapak ke belakang. Gerakan peregangan ini ampuh merelaksasi otot betis yang tegang secara amat maksimal. Anda juga bisa mengompres area nyeri menggunakan air hangat yang menenangkan syaraf. Setiap individu wajib mencukupi kebutuhan cairan tubuh harian mereka secara rutin setiap waktu. Dengan demikian, fungsi seluruh otot tubuh akan tetap berjalan secara sangat optimal. Dokter selalu menyarankan peregangan ringan sebelum seseorang pergi ke tempat tidur mereka. Sebagai kesimpulan, Anda wajib menghindari penggunaan selimut ketat yang menekan tungkai kaki.







