Connect with us

Tech

Jakarta Bersiap Hadapi Guyuran Hujan, Analisis Prakiraan Cuaca BMKG untuk Selasa, 13 Januari 2026

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari CNN Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini dan laporan prakiraan cuaca harian untuk wilayah DKI Jakarta.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis pada Selasa pagi, warga ibu kota diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan diri, karena hujan dengan intensitas ringan diprediksi akan menyelimuti hampir seluruh wilayah Jakarta sejak pagi hingga menjelang sore hari.

​Kondisi ini merupakan bagian dari dinamika cuaca di pertengahan bulan Januari yang memang dikenal sebagai puncak musim penghujan di wilayah Indonesia bagian barat.

Distribusi Hujan di Berbagai Wilayah

​Menurut rilis resmi tersebut, pembagian kondisi cuaca di Jakarta akan bervariasi di tiap kotamadya. Pada pagi hari, wilayah Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara diperkirakan akan menjadi area pertama yang menyambut rintik hujan. Sementara itu, wilayah daratan lainnya seperti Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan diprediksi akan memulai hari dengan kondisi langit berawan tebal (overcast), sebelum akhirnya transisi menjadi hujan ringan saat memasuki waktu menjelang siang.

​Memasuki siang hari, cakupan hujan diprediksi akan semakin meluas. Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, yang secara geografis seringkali mengalami curah hujan lebih tinggi dibanding wilayah lain, diprediksi akan tetap diguyur hujan ringan dengan durasi yang cukup lama.

Meskipun intensitasnya tergolong ringan dan tidak disertai angin kencang atau petir yang ekstrem dalam laporan ini, akumulasi air di permukaan jalan tetap perlu diwaspadai oleh para pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Indikator Teknis: Suhu dan Kelembapan

​Dari sisi parameter teknis, BMKG mencatat bahwa suhu udara di Jakarta hari ini akan berada pada rentang yang cukup sejuk namun lembap. Suhu diprediksi berkisar antara 24°C hingga 29°C. Angka ini menunjukkan bahwa cuaca tidak akan terlalu terik, namun tingkat kelembapan udara yang tinggi—mencapai kisaran 75% hingga 95%—dapat menimbulkan rasa gerah atau tidak nyaman bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di ruang terbuka tanpa sirkulasi udara yang baik.

​Kelembapan yang tinggi ini juga menjadi indikator kuat bahwa massa udara basah masih sangat dominan di atas langit Jakarta, yang sewaktu-waktu dapat memicu perubahan intensitas hujan jika terjadi pertemuan massa udara atau gangguan atmosfer lokal lainnya.

Rekomendasi bagi Masyarakat

​Mengingat prediksi hujan ringan ini berlangsung dalam rentang waktu yang cukup lama (pagi hingga sore), masyarakat diharapkan melakukan langkah antisipasi mandiri. Para komuter disarankan untuk memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman dan lampu, serta selalu menyediakan perlengkapan hujan seperti payung atau jas hujan.

​Bagi warga yang tinggal di daerah rawan genangan, meskipun intensitas hujan diprediksi ringan, pemantauan terhadap saluran drainase lokal tetap penting dilakukan guna mencegah terjadinya luapan air yang tidak diinginkan.

Laporan cuaca dari BMKG ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas harian agar tetap produktif meski di tengah guyuran hujan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *