Education
Inovatif! Mahasiswi USM Kenalkan Ekspresi Bahagia hingga Kecewa Lewat Media Gambar

Semarang (USMNEWS) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya kesehatan emosional sejak usia dini, Sania Almaida, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXVIII Universitas Semarang (USM), melaksanakan program kerja individu bertajuk “Pengenalan dan Pengelolaan Emosi pada Anak Melalui Permainan Edukatif” di RW 7 Kelurahan Purwoyoso pada Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak di lingkungan RW 7 dengan suasana yang penuh semangat dan antusias.
Program ini disusun setelah dilakukan observasi dan koordinasi bersama Ketua RW 7 serta masyarakat setempat. Dari hasil pengamatan tersebut diketahui bahwa masih banyak anak yang belum mampu mengenali maupun mengekspresikan emosinya secara tepat. Padahal, kemampuan mengelola emosi menjadi salah satu fondasi penting dalam pembentukan karakter, kemampuan bersosialisasi, dan penyelesaian masalah di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Melalui kegiatan ini, Sania Almaida memperkenalkan berbagai jenis emosi, seperti senang, sedih, marah, takut, dan kecewa, beserta cara menyikapinya secara sehat. Penyampaian materi dikemas dengan pendekatan yang menyenangkan melalui permainan edukatif sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain tanpa merasa terbebani.
Selain menerima materi, peserta juga diajak mengikuti berbagai aktivitas interaktif, seperti berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta menggambar ekspresi yang menggambarkan perasaan mereka. Setiap anak kemudian diberikan kesempatan untuk menjelaskan makna dari gambar yang telah dibuat. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi anak untuk belajar mengenali perasaan, melatih keberanian berbicara, sekaligus meningkatkan rasa empati terhadap teman-temannya.
“Saya berharap kegiatan ini dapat membantu anak-anak memahami bahwa setiap emosi adalah hal yang normal untuk dirasakan. Yang perlu dipelajari adalah bagaimana cara mengelola dan mengekspresikannya dengan baik agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Sania Almaida.
Program ini memperoleh dukungan dari Kepala Kelurahan Purwoyoso, Bapak Agus Riyanto, S.E., M.M., beserta Kader Posyandu RW 7. Menurutnya, kegiatan yang berfokus pada pengembangan kemampuan sosial dan emosional anak merupakan bentuk edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat karena mampu membantu membangun karakter anak sejak dini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sania Almaida atas inisiatifnya menyelenggarakan program yang lahir dari hasil pengamatan terhadap kebutuhan masyarakat di RW 7 Kelurahan Purwoyoso. Pemerintah Kelurahan berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Anak-anak aktif mengikuti setiap permainan, menjawab pertanyaan, berdiskusi, hingga mempresentasikan hasil gambar mereka. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai macam-macam emosi, tetapi juga memahami cara sederhana untuk menenangkan diri, mengungkapkan perasaan secara positif, serta menghargai emosi yang dirasakan oleh orang lain.
Program kerja individu ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN PPM XXVIII Universitas Semarang dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan Pengenalan dan Pengelolaan Emosi pada Anak Melalui Permainan Edukatif, diharapkan anak-anak di RW 7 Kelurahan Purwoyoso semakin mampu mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosinya secara sehat sehingga tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berempati, dan memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik.

